<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143</id><updated>2012-02-19T02:41:43.948-08:00</updated><title type='text'>Mari Berbagi</title><subtitle type='html'>Tempat Share Info Yang Berguna</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-5942956685868821838</id><published>2012-01-29T19:33:00.001-08:00</published><updated>2012-01-29T19:33:21.797-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-5942956685868821838?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/5942956685868821838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2012/01/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5942956685868821838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5942956685868821838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2012/01/blog-post.html' title=''/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-5601119742122403857</id><published>2011-10-13T20:34:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T20:34:02.216-07:00</updated><title type='text'>Jostein Gaarder: Penulis yang Terpukau Dengan Dunia</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Georgia, Times, 'Times New Roman', serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;&lt;img alt="" class="editorial " src="http://l2.yimg.com/bt/api/res/1.2/Gi84WF73VRSMNSNY83lbpA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7cT04NTt3PTYzMA--/http://l.yimg.com/os/246/2011/10/13/87661085_073555.jpg" style="background-repeat: no-repeat no-repeat; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; display: block;" width="630" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="yom-mod yom-art-content" style="border-bottom-color: rgb(52, 78, 127); border-left-color: rgb(52, 78, 127); border-right-color: rgb(52, 78, 127); border-top-color: rgb(52, 78, 127); border-top-style: none; border-top-width: initial; font-size: 13px; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 20px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 0;"&gt;&lt;div class="bd" style="font-family: Georgia, Times, 'Times New Roman', serif; font-size: 14px; line-height: 1.6em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; zoom: 0;"&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Penulis Norwegia Jostein Gaarder mulai dikenal di Indonesia lewat buku "Dunia Sophie". Buku ini mengajak pembacanya belajar teori filsafat melalui petualangan seru seorang anak bernama Sophie. Sembari mengikuti petualangan Sophie, pembaca tanpa sadar dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang hidup dan eksistensi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dunia Sophie" diterjemahkan di 60 bahasa dan terjual lebih dari 30 juta eksemplar di seluruh dunia. Awalnya buku ini justru dimaksudkan sebagai buku nonkomersial. Jostein mengira buku itu hanya akan dibaca oleh pelajar Norwegia. "Saya tak yakin Dunia Sophie akan dibaca banyak orang, atau menghasilkan banyak uang," kata Jostein di Jakarta, 11 Oktober 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, novel itu justru menjadi bukunya yang paling sukses dan masih terus dicetak ulang.&amp;nbsp; Padahal, Jostein mengakui, buku itu lebih banyak membahas filsafat Barat. "Seandainya saya tahu buku ini akan terjual di seluruh dunia, saya tentu akan memasukkan lebih banyak jenis filsafat ke dalamnya seperti filsafat Timur, sufisme, agama-agama," ujar penulis berusia 59 tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel pertama Jostein sebagai penulis adalah "Misteri Soliter". Kini dia telah menghasilkan setidaknya 16 buku. Delapan bukunya sudah diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Selain "Dunia Sophie" terbitan Mizan, ada pula "Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken", "Cecilia dan Malaikat Ariel", "Maya", "Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng", "Gadis Jeruk", "Vita Brevis" dan "Misteri Soliter".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jostein memulai ketertarikannya terhadap filsafat sejak masih kanak-kanak. "Sejak kecil saya merasa menjadi bagian dari misteri. Bahwa keberadaan kita di dunia adalah sebuah misteri dan saya tak tahu apa yang terjadi," katanya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan itu disampaikan pada orang tuanya, tapi tak mendapat jawaban yang memuaskan. "Orang dewasa selalu berkata bahwa tak ada yang aneh dari keberadaan manusia di dunia. Sejak saat itu saya bertekad tak akan pernah menjadi orang dewasa, karena saya ingin selalu terpukau dengan dunia," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, orang-orang ingin menjadi penulis karena berbagai alasan. Ada yang karena suka menyusun kata-kata. Tapi Jostein menulis karena punya pesan dan pertanyaan untuk disampaikan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah dialog antara Jostein dan pembacanya dalam acara temu pembaca di Gramedia Matraman, Jakarta, Selasa 11 Oktober 2011. Puluhan fans bersemangat bertanya, meminta tanda tangan dan berfoto bersama Jostein, yang menjawab pertanyaan-pertanyaan dangan jenaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam pertanyaan pertama, Jostein menyebutkan pertanyaan tentang "Dunia Sophie" yang paling sering ditanyakan orang di seluruh dunia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;1. Kenapa buku itu bisa laku keras?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya tak tahu, tapi saya punya teori. Mungkin, buku itu laku karena narasinya. Otak manusia lebih menyukai cerita daripada informasi dalam buku teks atau ensiklopedia. Jika diberitahu data-data tentang Jakarta, saya akan tertarik tapi segera melupakannya. Beda halnya jika Jakarta dikisahkan dalam cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;2. Kenapa cerita tentang filsafat?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karena banyak orang yang merasa filsafat itu penting dan ingin mempelajarinya, tapi tak kunjung belajar karena filsafat juga dianggap membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;3. Apakah buku itu ditulis dalam bahasa Inggris? Kenapa tidak?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja tidak, dan tak akan pernah. Karena Inggris bukan bahasa saya, tentunya saya lebih nyaman menulis dengan bahasa ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;4. Kenapa memilih karakter anak perempuan sebagai tokoh utama?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tidak? Tapi Sophie artinya kebijaksanaan, sedangkan filosofi adalah keinginan untuk mencapai kebijaksanaan, yang merupakan sifat yang feminis. Kita tahu bahwa Tuhan punya sisi feminis, yang dicerminkan di Hagia Sophia di Turki, misalnya. Bahkan dalam mitologi Yunani Kuno, dewi kebijakan adalah perempuan, Athena.&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Kenapa kebijaksanaan adalah sifat feminis?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teori saya, karena perempuan selalu berusaha memahami sesuatu, sedangkan laki-laki hanya ingin dipahami. (tertawa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;6. Tapi banyak filsuf justru berjenis kelamin laki-laki?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dulu, dunia sangat patriarkis. Cuma laki-laki yang boleh mengenyam pendidikan dan bersekolah. Perempuan tak boleh belajar. Bukan berarti tak ada filsuf perempuan, hanya saja mereka tak banyak dikenal. Zaman dulu sangat berbahaya jika perempuan mengemukakan pendapatnya. Misalnya waktu revolusi Perancis, seorang perempuan meminta hak politik yang sama, Robesspierre sendiri yang memenggal kepalanya. Untungnya sekarang keadaan sudah jauh, jauh lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu para blogger mengadakan Gaarderfest, dan menemukan bahwa selalu ada karakter yang menulis surat dalam buku Anda. Kenapa?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat tertarik dengan imajinasi manusia. Saya memang banyak menulis cerita berbingkai, dimana ada cerita di dalam cerita, dan itu dipermudah dengan metode surat. Saat seseorang menulis surat, dia tak hanya menulis tapi juga mengungkapkan dirinya melalui tulisannya. Menurut saya, itu sangat sensual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Cecilia di buku "Cecilia dan Malaikat Ariel", menceritakan dirinya melalui surat. "Dunia Sophie" juga cerita berbingkai, dan Sophie bukan tokoh utamanya. Tokoh utamanya justru si Ayah yang menulis cerita tentang Sophie.&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Buku apa yang Anda anggap sebagai karya terbaik?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sulit menjawab pertanyaan ini, seperti bertanya kepada ayah siapa anak perempuan favoritnya. Tapi kalau harus memilih, saya pilih "Misteri Soliter". Ada juga "Gadis Jeruk" dan "Through a Glass Darkly" yang saya saya suka karakternya. Buku-buku ini seperti anak perempuan yang tak pernah saya miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Kenapa banyak buku Anda berkisah tentang anak-anak?&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya memang kagum dengan anak-anak. Anak-anak selalu bertanya. Mereka adalah filsuf tanpa harus membaca aneka buku. Anak-anak punya kemampuan untuk selalu terpukau dengan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Anda memberikan Sophie Prize untuk orang yang berprestasi di bidang lingkungan. Kenapa memilih fokus pada lingkungan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya menulis "Dunia Sophie" sekarang,&amp;nbsp; pasti buku itu akan sangat berbeda. Saya akan menulis lebih banyak tentang lingkungan. Lingkungan kita ini sebetulnya berkaitan erat dengan filsafat. Bagaimana kita akan menjaga kelestarian bumi? Itu adalah pertanyaan yang paling filosofis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab global, tanggung jawab kosmis kita sebagai manusia. Planet ini hanya satu-satunya di alam semesta dan harus dijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan hasil penjualan "Dunia Sophie" menghasilkan banyak uang, maka uang itu harus digunakan untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan. Penghargaan tahunan ini diberikan pada individu atau kelompok senilai USD 100 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Apa impian Anda?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Itu menjadi impian saya, menjaga lingkungan dari kerusakan. Misalnya saya dihadapkan dua pilihan: 1) saya berumur panjang dan bahagia tapi bumi rusak atau 2) saya mati sekarang tapi bumi dan isinya menjadi lestari, saya pasti pilih mati sekarang juga. Percuma hidup bahagia jika dunia rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Apa sebenarnya filsafat itu? Pandangan filsafat mana yang jadi pedoman Anda?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang ditanyakan manusia, itulah filsafat. Pertanyaan ini terus berkembang. Misalnya dulu orang bertanya kenapa kita sakit? Ini sudah dijelaskan oleh medis. Ada apa di bulan? Sekarang sudah bisa dijawab.&amp;nbsp; Sangat menakjubkan betapa ilmu pengetahuan telah berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tetap ada pertanyaan yang tak terjawab. Apa itu kebahagiaan? Apa yang paling berharga dalam hidup? Apa itu cinta? Kita tak bisa membentuk negara tanpa bertanya, apa itu keadilan? Setiap orang selalu bertanya hal ini, meskipun kita tak bisa berharap mengerti cinta sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bertanya, siapa Tuhan? Apa yang terjadi setelah mati? Agama-agama --misalnya Islam, Budha, Kristen-- menjawab pertanyaan ini dengan kepercayaan. Jadi sebetulnya agama dan filsafat tidak bertentangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan itu berawal dari rasa terpukau terhadap dunia dan kehidupan. Terpukau pada dunia adalah hal yang alami muncul sejak lahir. Bahkan cucu saya yang masih bayipun menengok ke sekeliling dengan kekaguman, padahal dia belum bisa berpikir. Manusia sebenarnya terlahir sebagai filsuf, kita hanya harus menjaga rasa penasaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, banyak orang dewasa yang butuh stimulan untuk merasa terpukau. Kita butuh obat, butuh hantu dan alien untuk merasa terpesona. Saya sendiri selalu merasa seperti alien. Saya melihat diri saya di cermin dan bertanya, "Siapa saya?" Saya masih terpukau.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-5601119742122403857?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/5601119742122403857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/10/jostein-gaarder-penulis-yang-terpukau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5601119742122403857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5601119742122403857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/10/jostein-gaarder-penulis-yang-terpukau.html' title='Jostein Gaarder: Penulis yang Terpukau Dengan Dunia'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-7636121201887453680</id><published>2011-10-06T02:01:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T02:09:54.296-07:00</updated><title type='text'>Steve Jobs: Saya Bukan Hamba Uang</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;Kepuasan kerja sejati tidak terletak pada uang yang dijanjikan tetapi pada pengembangan diri untuk terus memperbaiki kualitas sumber daya sebagai bekal yang tidak terseret inflasi seiring perkembangan waktu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;Petikan kutipan ini pernah disampaikan oleh Steve Jobs untuk menggambarkan keinginannya yang tak pernah padam memberikan inspirasi bagi orang lain soal rahasia kepuasan dan kesuksesan kerja sebelum ajal menjemputnya pada usia 56 tahun, Rabu (5/10/2011).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Saya dihargai dengan bayaran hingga 1 juta dollar AS pada usia 23 dan lebih dari 10 juta dollar AS pada usia 24, bahkan lebih dari 100 juta dollar AS pada usia 25. Tetapi kenyataan ini tidak menjadi penting karena saya tidak menaruh fokus perhatian saya pada uang yang saya terima," urainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Apa yang saya lakukan bukan memberikan kemudahan bagi orang lain tetapi membuat mereka menjadi lebih baik," pesan Steve yang menilai pengembangan kualitas diri sebagai prioritas kepuasan kerja tak hanya berdampak pada diri sendiri tetapi juga orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Waktu kalian terbatas, jadi jangan habiskan hidup ini dengan semata bergantung pada pandangan orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma yang hanya berisi pemikiran orang lain. Jangan biarkan kebisingan akan pendapat orang lain menenggelamkan buah pikiran pribadi kalian. Dan yang terpenting peganglah teguh apa yang menjadi intuisi dan suara hatimu. Orang lain juga ingin melihat apa yang menjadi pandangan kalian sebenarnya," katanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Inovasi membedakan seorang pemimpin dari pengikut. Ini yang selalu kami terapkan sebelum terjadi ledakan bisnis dot-com. Apa yang perusahaan kami lakukan adalah justru menemukan investasi saat resesi terjadi. Kami tidak akan memecat karyawan tetapi justru berusaha memaksimalkan mereka untuk menjadikan Apple sebagai fokus perhatian mereka. Sementara pemecatan hanya akan menjadi opsi terakhir," jelasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Ada yang mungkin mengatakan, Ya Tuhan, apa jadinya Apple apabila (Jobs) terlindas bus. Menurutku, kekhawatiran seperti ini tidak akan pernah terjadi karena sumber daya manusia yang benar-benar bermutu telah disediakan Apple," katanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;"Tugas saya adalah menciptakan tim eksekutif handal untuk menggantikan posisiku. Yang saya lakukan bukan membodohi orang lain dan bukan meyakinkan mereka agar menerima sesuatu yang sebenarnya mereka tidak inginkan. Kami berhak memutuskan apa yang diinginkan untuk mencapai inovasi dengan harapan bahwa keputusan itu juga melatih kemampuan kami dalam membaca apa yang menjadi keinginan sebagian besar pasar. Untuk itulah kami dibayar yaitu untuk menciptakan produk yang benar-benar memuaskan pasar."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;Tidak hanya visioner yang cerdas menciptakan produk-produk revolusioner, pendiri Apple Steve Jobs juga dikenal sebagai komunikator dan presenter ulung. Cara dia menyampaikan pidato dan materi presentasi selalu menggetarkan dan sering menjadi contoh bagi banyak orang.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; line-height: 20px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;"Setiap melihat presentasi dia seperti menonton film, dari awal sampai akhir&amp;nbsp;&lt;em&gt;nyambung&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;story&lt;/em&gt;-nya dapat dan dari membuka hingga menutup dengan kata-kata yang tidak mungkin dilupakan," kata Sumartok, pendiri Presentonomics, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (6/10/2011). Presentonomics adalah startup di Indonesia yang membantu orang meningkatkan kualitas presentasi di depan publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;Sumartok mengatakan, Steve Jobs kelihatan mempersiapkan dengan baik apa yang akan disampaikannya dan menguasai betul materinya. Misalnya, setiap kali menjelaskan produk terbaru Apple. Steve Jobs tahu persis apa produk yang dijelaskan seolah-olah seperti orang yang melahirkannya. Dia tahu apa yang harus dikatakan ke&lt;em&gt;audience&lt;/em&gt;&amp;nbsp;sehingga sesuatu yang kompleks menjadi mudah dicerna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;"&lt;em&gt;Passion&lt;/em&gt;&amp;nbsp;dia terhadap produk benar-benar total, tidak hanya jenius tapi dia juga&amp;nbsp;&lt;em&gt;communicator&lt;/em&gt;&amp;nbsp;sejati," kata Sumartok. Pasalnya, apapun yang dikatakan Steve Jobs di akhir presentasi, semua orang yang hadir seperti terbius dan ingin segera memiliki produk yang baru diceritakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;Tidak hanya itu, pidato Steve Jobs juga selalu penuh makna. Salah satu pidatonya yang menggetarkan banyak orang adalah saat Steve Jobs tampil di Stanford University, AS tahun 2005. Di dalam pidatonya itu, Steve Jobs menyampaikan bagaimana seharusnya filosofi hidup manusia. "Dia katakan hiduplah seolah-olah besok adalah hari kematian sehingga hari ini harus melakukan yang terbaik. Itu salah satu ajaran yang berkesan banget buat saya," kata Sumartok.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;Selain itu, menurut Sumartok, Steve Jobs punya semangat mengubah dunia dengan menjadikan produk IT bukan barang yang garang namun ramah dengan semua orang. Filosofi tersebut dikatakan John Sculley, mantan CEO Pepsi yang direkrut Apple tahun 1983. Saat merekrut Sculley, Jobs mengatakan, "Untuk apa hanya menjual minuman bergula kalau bisa melakukan sesuatu untuk mengubah dunia."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; color: #333333; font-size: 10.5pt;"&gt;"Jadi Jobs memberi pesan bahwa bekerja harus memikirkan apa&amp;nbsp;&lt;em&gt;value&lt;/em&gt;&amp;nbsp;buat orang di sekitar, lingkungan, dan dunia," kata Sumartok. Ia yakin banyak orang yang terinspirasi Steve Jobs, sesorang dengan&lt;em&gt;passion&lt;/em&gt;&amp;nbsp;yang kuat dan&amp;nbsp;&lt;em&gt;perfectionist&lt;/em&gt;. Salah satu semboyan yang berkesan dari Steve Jobs adalah, "&lt;em&gt;Stay hungry, stay foolish!&lt;/em&gt;" Jangan pernah berhenti belajar dan terus berkembang terus menambah ilmu seolah-olah selalu kekurangan. Steve Jobs mungkin telah tiada, namun warisan semangatnya tetap membara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-7636121201887453680?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/7636121201887453680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/10/steve-jobs-saya-bukan-hamba-uang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/7636121201887453680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/7636121201887453680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/10/steve-jobs-saya-bukan-hamba-uang.html' title='Steve Jobs: Saya Bukan Hamba Uang'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-8449581386583839716</id><published>2011-09-23T02:07:00.001-07:00</published><updated>2011-09-23T02:07:57.730-07:00</updated><title type='text'>Puspa Iptek, Wisata Pendidikan Keluarga</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #314558; font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 16px;"&gt;&lt;b&gt;KESULITAN&lt;/b&gt;&amp;nbsp;menyuruh anak anda belajar? Ajak mereka berkunjung ke Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspa Iptek) Sundali Bandung. Dijamin anak Anda akan belajar tanpa diselimuti kebosanan. Sang buah hati bisa berwisata sambil menambah ilmu pengetahuan mereka.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #314558; font-family: Arial; font-size: 12px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="bimg" style="background-color: #fff0f7; border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; float: left; margin-bottom: 5px; margin-left: 0px; margin-right: 10px; margin-top: 0px; padding-bottom: 7px; padding-left: 7px; padding-right: 7px; padding-top: 7px;"&gt;&lt;img alt="Puspa Iptek Wisata Pendidikan Keluarga" src="http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/spaw/uploads/images/article/image/2011_09_22_03_49_51_Sundial.jpg" style="background-color: white; border-bottom-color: rgb(204, 204, 204); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-color: initial; border-left-color: rgb(204, 204, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(204, 204, 204); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(204, 204, 204); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; border-width: initial; float: none; margin-bottom: 2px; padding-bottom: 2px; padding-left: 2px; padding-right: 2px; padding-top: 2px; width: 306px;" /&gt;&lt;div style="clear: both; color: #666666; font-size: 11px; text-align: right;"&gt;thebiggestsundial.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="baca"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gedung berarsitektur unik bernama Gedung Sundali menjadi daya tarik tempat ini. Kata Sundali mengandung arti jam matahari. Penamaan tersebut dikarenakan bangunannya berbentuk serupa dengan jam matahari. Disebutkan ini merupakan jam matahari terbesar di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan Gedung Sundali terdiri dari tiga lantai. Lantai teratas adalah tempat dimana anda bisa mengajak anak anda menyaksikan dan membuktikan keberadaan jam matahari. Dan dua lantai di bawahnya berfungsi untuk peragaan beragam sains dan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersedia banyak alat peraga di dalamnya yang berjumlah hampir mencapai ratusan. Mayoritas alat digunakan sebagai peragaan percobaan yang berkaitan dengan ilmu fisika, namun ada pula alat peraga untuk bidang ilmu lainnya seperti biologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alat peraga yang unik adalah sebuah lempengan bulat berwarna kuning dan merah yang memisahkan dua orang yang duduk diantaranya. Pada alat ini anak anda bisa melakukan terapan ilmu tentang gelombang suara tanpa bantuan kabel ataupun alat elektronik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya belajar secara lisan tetapi anak anda juga bisa melakukan percobaan secara langsung atas ilmu yang didapat melalui alat peraga yang tersedia. Objek wisata pendidikan ini biasanya dipenuhi dengan sekelompok anak sekolahan. Namun kerap dijumpai wisatawan umum yang juga penasaran ingin melakukan percobaan. (liburan.info/*/X-13)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-8449581386583839716?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/8449581386583839716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/puspa-iptek-wisata-pendidikan-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8449581386583839716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8449581386583839716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/puspa-iptek-wisata-pendidikan-keluarga.html' title='Puspa Iptek, Wisata Pendidikan Keluarga'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-6964352464078796139</id><published>2011-09-14T00:21:00.001-07:00</published><updated>2011-09-14T00:21:54.115-07:00</updated><title type='text'>JANGAN MENGGUNCANG BAYI</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2 style="font-family: Arial, Helvetica, Georgia, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: bold; line-height: 27px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;Tahukah Anda, beberapa tahun silam, ahli kedokteran mengidentifikasi satu jenis penyakit yang serius pada bayi, namanya “Sindrom Kematian Mendadak” –&amp;gt; Salah satu pemicunya ini adalah guncangan pada tubuh bayi..&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="entry" style="max-width: 475px; text-align: left; vertical-align: top;"&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Pernah melihat orangtua yang melempar-lemparkan bayinya ke udara lalu menangkapnya untuk mendengar sang bayi tertawa? Atau mengguncang-guncang bahunya keras sambil berekspresi lucu?&lt;br /&gt;Cara orang dewasa mengekspresikan kekesalan pun macam-macam, dan seringkali&lt;br /&gt;Tapi, jika Anda melakukan demikian, maka berhentilah. Dan jika melihat orang lain berbuat begitu pada bayi mereka, cegahlah, karena sangat berbahaya.&lt;br /&gt;Selain itu,&lt;br /&gt;Rata-rata sekitar 100 bayi di Jerman setiap tahun mengalami kerusakan parah di otak karena mereka diguncang-guncang pengasuhnya, yang hampir di semua kasus, “terlalu terbebani”. Laporan mengenai angka tersebut berdasarkan sensus dari unit penyakit langka anak-anak di Jerman. Asosiasi dokter anak di Jerman memperkirakan angka bayi yang mengalami trauma akibat diguncang-guncang, sebenarnya lebih tinggi lagi.&lt;br /&gt;Guncangan keras selama lima detik saja sudah cukup untuk merusak fungsi-fungsi otak,” kata profesor Hans-Juergen Nentwich, anggota dewan direktur asosiasi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Mengapa guncangan pada bayi bisa bermuara pada kematian?&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Menurut ahli kedokteran tadi, ini dikarenakan bayi yang masih sangat muda belum bisa menahan kepalanya sendiri lantaran otot lehernya yang lemah. Akibatnya, jika bayi terguncang badannya, kepalanya akan bergoyang ke depan dan belakang. Goyangan ini yang mengakibatkan kerusakan otak serta pendarahan di dalam otak dan pada permukaan otak.&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;dapat menimbulkan masalah serius pada otak sang bayi, dan dapat mengakibatkan masalah yang berlangsung permanen, seperti:&lt;br /&gt;1. kerusakan otak&lt;br /&gt;2. cerebral palsy&lt;br /&gt;3. kebutaan&lt;br /&gt;4. epilepsi&lt;br /&gt;5. kesulitan berbicara&lt;br /&gt;6. kesulitan belajar&lt;br /&gt;7. kesulitan koordinasi&lt;br /&gt;8. serangan jantung,&lt;br /&gt;9. dan keterbelakangan mental.&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Berikut TIPS Mencegah&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jangan pernah mengguncang bayi di bawah umur 3 tahun, dengan alasan apapun juga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saat Anda menggendong bayi Anda, jangan lupa untuk selalu menyangga kepala bayi Anda dengan tangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beritahukan pentingnya melindungi kepala bayi Anda kepada baby sitter atau pengasuh bayi Anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pastikan semua orang yang dekat dan sering menggendong bayi Anda tahu benar bahayanya seorang bayi jika diguncang-guncang atau digoyang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika dengan sengaja/tidak sengaja, Anda mengguncang-guncang bayi Anda, segera bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksa nginkan. Pendarahan di dalam otak hanya dapat&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;diobati jika anda segera memberitahukan kepada dokter bahwa&lt;br /&gt;Anda baru saja mengguncang bayi anda. Cara ini akan menyelamatkan&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Pada beberapa orang anak bahkan dapat menimbulkan kematian. Ini dikenal dengan shaken-baby-syndrome.&lt;br /&gt;Kenapa berbahaya?&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;1. Bayi memiliki kepala lebih besar dibandingkan dengan anggota tubuh yang lain, dan otot lehernya masih lemah. Jika diguncang, kepalanya akan tersentak ke depan dan ke belakang.&lt;br /&gt;2. Sentakan-sentakan itu akan otak dan merusaknya.&lt;br /&gt;3. Pembuluh darah kecilnya akan ikut rusak, menimbulkan pendarahan di otak dan sekitarnya, dan juga di mata bayi.&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Resiko terbesar adalah pada bayi dibawah satu tahun, tapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi di usia yang lebih besar.&lt;br /&gt;Yang harus diwaspadai adalah guncangan-guncangan ini dapat terjadi justru ketika kita asyik bermain dengan sang bayi. Karenanya ada beberapa permainan dan aktivitas yang harus dihindari untuk mencegahnya, antara lain:&lt;br /&gt;1. Melempar bayi ke udara&lt;br /&gt;2. Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala&lt;br /&gt;3. Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)&lt;br /&gt;4. Memutar bayi&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 10px;"&gt;Jangan lupa mengingatkan orang-orang di sekitar sang bayi , seperti saudara-saudaranya, pengasuhnya, kakek-neneknya, untuk tidak mengguncang bayi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-6964352464078796139?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/6964352464078796139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/jangan-mengguncang-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6964352464078796139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6964352464078796139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/jangan-mengguncang-bayi.html' title='JANGAN MENGGUNCANG BAYI'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-6113993249035269445</id><published>2011-09-11T21:15:00.001-07:00</published><updated>2011-09-11T21:15:57.460-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;a href="http://id.berita.yahoo.com/sssttt-ini-dia-9-teori-konspirasi-terkait-runtuhnya-134535702.html"&gt;http://id.berita.yahoo.com/sssttt-ini-dia-9-teori-konspirasi-terkait-runtuhnya-134535702.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: arial, helvetica, clean, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 class="headline" style="font-size: 26px; font-weight: bold; line-height: 1.21em; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Ini Dia 9 Teori Konspirasi Terkait Runtuhnya WTC&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Georgia, Times, 'Times New Roman', serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Serangan teror Alqaidah ke menara kembar WTC di Manhattan AS memicu banyak teori konspirasi. Berikut 9 konspirasi yang ditimbulkan oleh serangan dahsyat yang menewaskan sekitar 3.000 orang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Georgia, Times, 'Times New Roman', serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;1. AS Sudah Mengetahui Akan Diserang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Presiden AS saat itu, George W Bush mengatakan bahwa tidak ada seseorang pun di pemerintahannya yang membayangkan negara superpower itu bakal diserang lewat pesawat yang menubruk gedung pencakar langit.&amp;nbsp; Namun beberapa pekan sebelumnya, ketika Bush dan sejumlah pemimpin G8 di Genoa, Italia, sudah memperhitungkan skenario tersebut. Mereka menempatkan misil antipesawat di dekat tempat pertemuan. Sebelumnya, Italia mendapat ancaman akan diserang lewat pesawat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;2. WTC Runtuh Karena Bahan Peledak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah fisikawan maupun penggemar teori konspirasi dan pakar teknik sipil percaya gedung WTC diledakkan dari dalam. Bukan karena semata ditubruk pesawat. Ini berasal dari teknik bangunan WTC yang tertanam kokoh tapi hancur hingga ke dasar. Menurut mereka, ada sejumlah besar bahan peledak disimpan di WTC di tempat-tempat strategis.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;3. Pialang Saham Berperan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum 9/11 memang ada aksi pasar saham yang memberi dampak cukup luas. Misal: saham United Airlines dan American Airlines yang pesawatnya dibajak, saham mereka dilepas cukup besar sebelum 9/11. Sementara perusahaan keamanan, di sisi lain yang bakal meraup untung pascaserangan WTC, juga mengalami kebanjiran order saham. Saham Morgan Stanley, yang berkantor di WTC juga mengalami aksi jual besar-besaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;4. Pesawat Sebenarnya Bisa Ditembak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;NORAD (Komando Pertahanan Amerika Utara) seharusnya mampu menembak pesawat-pesawat yang dibajak atau mampu menghalau pesawat itu mendekati targetnya. Namun NORAD tidak melakukan hal ini dan mereka terlambat mengetahui ada pembajakan pesawat.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;5. Pesawat di Pentagon&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Teori lainnya mengatakan Pentagon tidak diserang oleh pesawat American Airlines Flight 77. Argumentasinya, Petagon adalah gedung paling aman di dunia, memiliki ribuan kamera pengintai. Tapi tidak ada satupun kamera yang menangkap pesawat bakal menghantam Pentagon. Teori konspirasi menghubungkan serangan Pentagon dengan adanya oknum AS yang menembakkan misil ke markas Dephan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;6. Kotak Hitam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap pesawat memiliki dua kotak hitam yang menyimpan informasi penerbangan. Anehnya, tidak ada satupun kotak hitam dari dua pesawat yang menghantam gedung WTC. Namun belakangan, para pekerja yang membersihkan sisa sisa WTC mengatakan mereka menolong agen federal mengambil tiga dari empat kotak hitam di sana.&amp;nbsp; Dan kotak hitam di Pentagon pun diklaim sudah sangat rusak untuk dibaca. Kotak hitam yang bisa dibaca umum hanyalah dari United 93 yang jatuh di Pennsylvania.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;7. Aksi CIA dan Mossad&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mantan presiden Italia ikut memberi teori konspirasi. Menurut dia, ada informasi dari kaum kiri Italia yang menyatakan CIA dan Mossad ada di belakang serangan WTC. Sehingga mereka menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam. Bahkan lembaga intelejen Pakistan Inter-Service Intelligence mengklaim tahu ada rencana tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;8. Bukan Pesawat, Tapi Misil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi badan pesawat terbuat dari alumnium yang kekuatannya rendah untuk meruntuhkan WTC, maka ada sejumlah pihak yang menilai jangan-jangan bukan pesawat yang menabrak WTC tapi sebuah misil dengan efek hologram menyerupai pesawat. Teori ini didukung dari analisis frame per frame siaran tabrakan itu yang menunjukkan bentuk pesawat lebih menyerupai selongsong cerutu yang lonjong&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;9. Demi Minyak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menghancurkan WTC akan membuka jalan bagi negara-negara barat untuk menguasai aset-aset minyak di Timur Tengah. Penggemar teori konspirasi yakin para perusahaan minyak raksasa memiliki sumber daya untuk membuat serangan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-6113993249035269445?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/6113993249035269445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/httpid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6113993249035269445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6113993249035269445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/09/httpid.html' title=''/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-110769636577077228</id><published>2011-08-07T19:15:00.001-07:00</published><updated>2011-08-07T19:15:19.862-07:00</updated><title type='text'>Lapisan-Lapisan Atmosfer</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#171717; font-family:Arial; font-size:9pt; background-color:#00ad4c'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#171717; font-family:Arial; font-size:9pt'&gt;&lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Alquran adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."&lt;/em&gt; &lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;(QS Al-Baqaqrah: 29)&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;br/&gt;"Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap..."&lt;/em&gt; (QS Fushshilat: 11)&lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;br/&gt;"Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya..."&lt;/em&gt; &lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;(QS Fushshilat: 12)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata "langit", yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Alquran, digunakan untuk mengacu pada "langit" bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Alquran, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai berikut:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut troposfer. Ia membentuk sekitar 90 persen dari keseluruhan massa atmosfer.&lt;/span&gt; &lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lapisan di atas troposfer disebut stratosfer. Lapisan ozon adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut mesosfer. Termosfer berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut ionosfer. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 kilometer hingga 960 kilometer. Bagian ini dinamakan eksosfer.&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;Jika kita hitung jumlah lapisan yang dinyatakan dalam sumber ilmiah tersebut, kita ketahui bahwa atmosfer tepat terdiri atas tujuh lapis, seperti dinyatakan dalam ayat tersebut; troposfer, stratosfer, ozonosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer, dan eksosfer.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keajaiban penting lain dalam hal ini disebutkan dalam surat Fushshilat ayat ke-12,&lt;/span&gt; &lt;em&gt;"... Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya."&lt;/em&gt;&lt;span style='background-color:#00ad4c'&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan kata lain, Allah dalam ayat ini menyatakan bahwa Dia memberikan kepada setiap langit tugas atau fungsinya masing-masing. Sebagaimana dapat dipahami, tiap-tiap lapisan atmosfer ini memiliki fungsi penting yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan seluruh makhluk hidup lain di Bumi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:#171717; font-family:Arial; font-size:9pt; background-color:#00ad4c'&gt;Setiap lapisan memiliki fungsi khusus, dari pembentukan hujan hingga perlindungan terhadap radiasi sinar-sinar berbahaya; dari pemantulan gelombang radio hingga perlindungan terhadap dampak meteor yang berbahaya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Adalah sebuah keajaiban besar bahwa fakta-fakta ini, yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20, secara jelas dinyatakan oleh Alquran 1.400 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-110769636577077228?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/110769636577077228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/lapisan-lapisan-atmosfer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/110769636577077228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/110769636577077228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/lapisan-lapisan-atmosfer.html' title='Lapisan-Lapisan Atmosfer'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-7613122858179551047</id><published>2011-08-04T22:44:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T22:44:40.866-07:00</updated><title type='text'>Watch This...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Katanya, Begini cara membuat daging burger para perusahaan makanan Fastfood Burger.. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Wallahua'lam...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/8DtD8j2B0rM/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8DtD8j2B0rM&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/8DtD8j2B0rM&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-7613122858179551047?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/7613122858179551047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/watch-this.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/7613122858179551047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/7613122858179551047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/watch-this.html' title='Watch This...'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-8843768509585100596</id><published>2011-08-02T22:09:00.001-07:00</published><updated>2011-08-02T22:09:39.534-07:00</updated><title type='text'>Bapak Tua dan Ketamakan</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Seorang bapak tua pada suatu hari hendak bepergian naik bus kota. Saat menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Sayang, pintu tertutup dan bus segera berlari cepat. Bus ini hanya akan berhenti di halte berikutnya yang jaraknya cukup jauh sehingga ia tak dapat memungut sepatu yang terlepas tadi. Melihat kenyataan itu, si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya ke luar jendela.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Seorang pemuda yang duduk dalam bus tercengang, dan bertanya pada si bapak tua, ''Mengapa bapak melemparkan sepatu bapak yang sebelah juga?'' Bapak tua itu menjawab dengan tenang, ''Supaya siapa pun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.''&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Bapak tua dalam cerita di atas adalah contoh orang yang bebas dan merdeka. Ia telah berhasil melepaskan keterikatannya pada benda. Ia berbeda dengan kebanyakan orang yang mempertahankan sesuatu semata-mata karena ingin memilikinya, atau karena tidak ingin orang lain memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Sikap mempertahankan sesuatu -- termasuk mempertahankan apa yang sudah tak bermanfaat lagi -- adalah akar dari ketamakan. Penyebab tamak adalah kecintaan yang berlebihan pada harta benda. Kecintaan ini melahirkan keterikatan. Kalau Anda sudah terikat dengan sesuatu, Anda akan mengidentifikasikan diri Anda dengan sesuatu itu. Anda bahkan dapat menyamakan kebahagiaan Anda dengan memiliki benda tersebut. Kalau demikian, Anda pasti sulit memberikan apapun yang Anda miliki karena hal itu bisa berarti kehilangan sebagian kebahagiaan Anda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Kalau kita pikirkan lebih dalam lagi ketamakan sebenarnya berasal dari pikiran dan paradigma kita yang salah terhadap harta benda. Kita sering menganggap harta kita sebagai milik kita. Pikiran ini salah. Harta kita bukanlah milik kita. Ia hanyalah titipan dan amanah yang suatu ketika harus dipertanggungjawabkan. Pertanggungjawaban kita adalah sejauh mana kita bisa menjaga dan memanfaatkannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Peran kita dalam hidup ini hanyalah menjadi media dan perantara. Semuanya adalah milik Tuhan dan suatu ketika akan kembali kepadaNya. Tuhan telah menitipkan banyak hal kepada kita: harta benda, kekayaan, pasangan hidup, anak-anak, dan sebagainya. Tugas kita adalah menjaga amanah ini dengan baik, termasuk meneruskan pada siapa saja yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Paradigma yang terakhir ini akan membuat kita menyikapi masalah secara berbeda. Kalau biasanya Anda merasa terganggu begitu ada orang yang membutuhkan bantuan, sekarang Anda justru merasa bersyukur. Kenapa? Karena Anda melihat hal itu sebagai kesempatan untuk menjadi ''perpanjangan tangan'' Tuhan. Anda tak merasa terganggu karena tahu bahwa tugas Anda hanyalah meneruskan ''titipan'' Tuhan untuk membantu orang yang sedang kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Cara berpikir seperti ini akan melahirkan hidup yang berkelimpahruahan dan penuh anugerah bagi kita dan lingkungan sekitar. Hidup seperti ini adalah hidup yang senantiasa bertambah dan tak pernah berkurang. Semua orang akan merasa menang, tak ada yang akan kalah. Alam semesta sebenarnya bekerja dengan konsep ini, semua unsur-unsurnya bersinergi, menghasilkan kemenangan bagi semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Tapi, bukankah dalam proses memberi dan menerima ada pihak yang akan bertambah sementara pihak yang lain menjadi berkurang? Kalau Anda berpendapat demikian berarti Anda sudah teracuni konsep Zero Sum Game yang mengatakan kalau ada yang bertambah pasti ada yang berkurang, kalau ada yang untung pasti ada yang rugi, kalau ada yang menang pasti ada yang kalah. Padahal esensi hidup yang sebenarnya adalah menang-menang. Kalau kita memberi kepada orang lain, milik kita sendiri pun akan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Bagaimana menjelaskan fenomena ini? Ambilah contoh kasus bapak tua tadi. Kalau ia tetap menahan sepatunya maka tak ada pihak yang dapat memanfaatkan sepatu tersebut. Kondisi ini adalah kalah-kalah (loose-loose). Sebaliknya dengan melemparkannya, sepatu ini akan bermanfaat bagi orang lain. Lalu apakah si bapak tua benar-benar kehilangan? Tidak. Ia memperoleh kenikmatan batin karena dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Betul, secara fisik ia kehilangan tetapi ia mendapatkan gantinya secara spiritual.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Perasaan inilah yang selalu akan Anda dapatkan ketika Anda membantu orang lain: menolong teman yang kesulitan, memberikan uang pada pengemis di jalan, dan sebagainya. Kita kehilangan secara fisik tapi kita mendapatkan ganti yang jauh lebih besar secara spiritual.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Sebagai penutup, ijinkanlah saya menuliskan seuntai puisi dari seorang bijak: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;''Engkau tidak pernah memiliki sesuatu Engkau hanya memegangnya sebentar Kalau engkau tak dapat melepaskannya, engkau akan terbelenggu olehnya. Apa saja hartamu, harta itu harus kau pegang dengan tanganmu seperti engkau menggenggam air. Genggamlah erat-erat dan harta itu lepas. Akuilah itu sebagai milikmu dan engkau mencemarkannya. Lepaskanlah, dan semua itu menjadi milikmu selama-lamanya''.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Sumber: Sepatu Si Bapak Tua oleh Arvan Pradiansyah, pengamat kepemimpinan dan SDM, penulis buku You Are A Leader!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-8843768509585100596?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/8843768509585100596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/bapak-tua-dan-ketamakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8843768509585100596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8843768509585100596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/08/bapak-tua-dan-ketamakan.html' title='Bapak Tua dan Ketamakan'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-1767083954127484472</id><published>2011-07-21T03:47:00.001-07:00</published><updated>2011-07-21T03:47:40.257-07:00</updated><title type='text'>15 Makanan Untuk Daya Tahan Tubuh</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;img alt="http://1.bp.blogspot.com/-2Vd5BXDQzfw/TbwR8Sdhn0I/AAAAAAAAAEA/VcclXsaYEEY/s1600/makanan310806-f.jpg" src="http://1.bp.blogspot.com/-2Vd5BXDQzfw/TbwR8Sdhn0I/AAAAAAAAAEA/VcclXsaYEEY/s1600/makanan310806-f.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;Saat    kondisi cuaca ekstrem dan tidak menentu seperti sekarang ini,  tubuh    Anda mungkin menjadi lebih rentan terhadap gangguan ringan,  seperti  flu   atau pilek. Agar tidak gampang sakit, Anda tentu harus  menjaga   kondisi  dan stamina dengan beragam cara, termasuk meningkatkan  daya   tahan dan  kekebalan atau imunitas melalui asupan makanan yang  bergizi.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;   Berikut  ini adalah beberapa jenis makanan sehat yang  dapat Anda  pilih  untuk  meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan  mengonsumsinya  secara tepat  dan  seimbang, kondisi tubuh Anda akan prima  dan  terhindar dari gangguan   penyakit. &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;1. Tiram&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Benarkah    tiram mengandung zat yang merangsang birahi, atau meningkatkan     kekebalan tubuh? Mungkin keduanya benar. Tiram mengandung mineral seng (&lt;em&gt;zinc&lt;/em&gt;).     Penelitian menunjukkan, asupan seng yang rendah berkaitan dengan     infertilitas pria. Selain itu, kandungan mineral seng dalam tiram     memiliki efek antivirus. Meski penelitian belum dapat menjelaskan     prosesnya, mineral seng terbukti  berperan besar dalam sistem imun,     termasuk dalam penyembuhan luka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Semangka&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Selain mengandung banyak cairan dan menyegarkan, semangka yang telah matang juga memiliki kandungan antioksidan dan &lt;em&gt;glutathione &lt;/em&gt;yang tinggi. &lt;em&gt;Glutathione &lt;/em&gt;dikenal dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga dapat memerangi infeksi. &lt;em&gt;Glutathione &lt;/em&gt;sendiri ditemukan dalam daging buah semangka yang merah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Kubis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Selain semangka, kubis juga merupakan salah satu sumber &lt;em&gt;glutathione &lt;/em&gt;yang     berguna memperkuat sistem kekebalan. Kubis mudah ditemukan di setiap     musim dan harganya murah. Cobalah menambahkan beberapa jenis kubis     (putih, merah, china) pada sup dan minuman untuk meningkatkan nilai  gizi    dan sumber antioksidan dalam makanan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Kacang "almond"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Tahukah Anda, bila mengalami stres, maka hal itu sama artinya dengan menurunkan kekebalan tubuh? Cobalah segenggam &lt;em&gt;almond &lt;/em&gt;untuk mengatasinya. Anda disarankan mengonsumsi 1/4 cangkir &lt;em&gt;almond &lt;/em&gt;karena     dalam takaran tersebut sudah mengandung 50 persen dari jumlah  vitamin  E   yang dibutuhkan tubuh untuk membantu meningkatkan sistem  kekebalan.  &lt;em&gt;Almond &lt;/em&gt;juga mengandung riboflavin dan niacin, vitamin B yang dapat membantu Anda bangkit kembali dari dampak stres.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Jeruk "grapefruit&lt;/strong&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Kandungan vitamin C dalam &lt;em&gt;grapefruit &lt;/em&gt;sangat     tinggi dan baik untuk tubuh. Namun, hingga saat ini, riset belum   dapat   membuktikan bahwa Anda dengan mudah mencukupi kebutuhan vitamin C     melalui makanan saja, tanpa suplemen, untuk membantu mengobati flu   atau   pilek. Meski begitu, jeruk &lt;em&gt;grapefruit &lt;/em&gt;dapat menjadi pilihan karena mengandung &lt;em&gt;flavonoid&lt;/em&gt; (senyawa kimia alami yang berguna meningkatkan sistem kekebalan tubuh). Tidak suka jeruk &lt;em&gt;grapefruit&lt;/em&gt;? Anda bisa coba jeruk biasa atau &lt;em&gt;tangerin &lt;/em&gt;(jeruk keprok).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;6. "Wheat germ"  &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;em&gt;Wheat germ&lt;/em&gt; adalah bagian inti dari benih gandum yang kaya akan zat gizi. Kandungan yang terdapat di &lt;em&gt;wheat germ &lt;/em&gt;di antaranya adalah mineral seng, antioksidan, dan vitamin B; serta vitamin dan mineral penting lainnya. &lt;em&gt;Wheat germ  &lt;/em&gt;juga mengandung campuran serat, protein, dan beberapa lemak yang baik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Yoghurt rendah lemak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Secangkir    yoghurt setiap hari dapat menghindari tubuh Anda dari  kedinginan.     Carilah label yoghurt yang menuliskan "bakteri hidup dan  kultur  aktif".   Beberapa peneliti percaya bahwa yoghurt dapat merangsang   sistem   kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Selain itu, studi  terbaru    tentang vitamin D terbaru telah menemukan hubungan antara  kadar vitamin    D rendah dan meningkatnya risiko kedinginan dan terkena  flu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;8. Bawang putih&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Bawang    putih mengandung sejumlah antioksidan yang berguna dalam sistem     kekebalan tubuh untuk melawan H pylori, bakteri yang menyebabkan bisul     dan kanker perut. Tips memasaknya adalah: kupas bawang putih, potong,     dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan  enzim    yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;9. Bayam&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Bayam    dikenal sebagai makanan super karena kaya nutrisi. Hal ini karena     bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru     dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti     vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat     bayam dimakan mentah atau dimasak sebentar. &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;10. Teh&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Anda suka teh hijau atau teh hitam? Tidak perlu ragu karena keduanya sama-sama mengandung &lt;em&gt;polifenol&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;flavonoid&lt;/em&gt; yang dapat melawan penyakit. Antioksidan yang terkandung dalam kedua jenis teh itu dapat menghancurkan radikal bebas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;11. Ubi jalar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;    Seperti halnya wortel, ubi jalar juga memiliki beta   karoten-antioksidan   yang melawan radikal bebas. Ubi jalar juga   mengandung vitamin A yang   berguna memperlambat proses penuaan dan   dapat mengurangi risiko beberapa   jenis kanker.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;12. Brokoli&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Sayuran    yang mudah  ditemukan di supermarket ini ternyata mengandung zat yang    dapat  meningkatkan kekebalan dasar tubuh. Sebuah penelitian    menunjukkan, zat  kimia alami dalam brokoli membantu merangsang sistem    kekebalan tubuh.  Plus, nutrisi yang melindungi tubuh Anda dari    kerusakan. Selain itu,  brokoli juga memiliki vitamin A, vitamin C, dan &lt;em&gt;glutathione&lt;/em&gt;.     Tips memasak: Anda dapat menambahkan lauk dengan brokoli yang diberi     keju rendah lemak sehingga memperoleh vitamin B dan vitamin D yang     berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;13. Jamur kancing&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Bila    Anda menganggap jamur sebagai makanan yang rendah gizi, Anda  salah!    Jamur memiliki kandungan mineral selenium dan antioksidan.   Berdasarkan   penelitian, rendahnya tingkat selenium dalam tubuh dapat   meningkatkan   risiko terjangkit flu yang lebih parah. Selain itu,   kandungan   riboflavin dan niacin yang terkandung dalam jamur kancing   berperan   penting dalam sistem kekebalan tubuh. Penelitian terhadap  hewan    menunjukkan bahwa jamur juga memiliki antivirus, antibakteri,  dan efek    anti-tumor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;14. "Acai berry"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Dikenal dengan istilah "makanan super", &lt;em&gt;acai berry &lt;/em&gt;juga menghasilkan antioksidan seperti &lt;em&gt;blueberry&lt;/em&gt;. Hanya, kandungan antioksidan &lt;em&gt;acai berry &lt;/em&gt;lebih tinggi dan sering disebut &lt;em&gt;anthocyanin&lt;/em&gt;. Meskipun &lt;em&gt;acai berry &lt;/em&gt;tidak     dapat dispesifikkan untuk memerangi penyakit tertentu,  antioksidannya    dipercaya dapat membantu tubuh Anda melawan penuaan  dan penyakit. &lt;em&gt;Acai berry&lt;/em&gt; paling sering ditemukkan dalam minuman jus atau &lt;em&gt;smoothie &lt;/em&gt;atau yang dikeringkan dan dicampur granula (sereal).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt; &lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;strong&gt;15. "Elderberry&lt;/strong&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Dalam sebuah studi yang dilakukan ditemukan bahwa ramuan yang terbuat dari ekstrak &lt;em&gt;elderberry &lt;/em&gt;mampu     memblok virus flu. Beberapa studi kecil yang dilakukan pada manusia     menunjukkan bahwa bahan ini dapat membantu Anda lebih cepat pulih  dari    flu. Namun, para ilmuwan mengingatkan bahwa studi lebih lanjut  masih    diperlukan. &lt;em&gt;Elderberry&lt;/em&gt; sendiri kaya antioksidan dan memiliki kemampuan untuk meredakan peradangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-1767083954127484472?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/1767083954127484472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/07/15-makanan-untuk-daya-tahan-tubuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/1767083954127484472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/1767083954127484472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/07/15-makanan-untuk-daya-tahan-tubuh.html' title='15 Makanan Untuk Daya Tahan Tubuh'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-2Vd5BXDQzfw/TbwR8Sdhn0I/AAAAAAAAAEA/VcclXsaYEEY/s72-c/makanan310806-f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-5745254733283639861</id><published>2011-07-05T04:42:00.001-07:00</published><updated>2011-07-05T04:42:43.433-07:00</updated><title type='text'>For My Beloved Wife. Hasniarti</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/Is90v4ftpo4/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Is90v4ftpo4&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/Is90v4ftpo4&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-5745254733283639861?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/5745254733283639861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/07/for-my-beloved-wife-hasniarti_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5745254733283639861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5745254733283639861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/07/for-my-beloved-wife-hasniarti_05.html' title='For My Beloved Wife. Hasniarti'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-6840994227924468364</id><published>2011-05-24T21:00:00.001-07:00</published><updated>2011-05-24T21:03:20.447-07:00</updated><title type='text'>Cairan Ajaib: Air Susu Ibu</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" height="47"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td class="baslik" height="43" width="765"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="baslik"&gt;Oleh: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="isim"&gt;&lt;span class="basharf"&gt;H&lt;/span&gt;ARUN &lt;span class="basharf"&gt;Y&lt;/span&gt;AHYA&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/center&gt; &lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="hyg" height="961"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td align="middle" class="hyg" height="832" valign="top"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class="ayetler"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;b&gt;Dan Kami perintahkan kepada  manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya;&amp;nbsp; ibunya telah mengandungnya  dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.  Bersyukurlah&amp;nbsp; kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah  kembalimu. &lt;span lang="id"&gt;(Q&lt;/span&gt;S. Luqman&lt;span lang="id"&gt;,  31:14)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span lang="id"&gt;Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan &lt;/span&gt;tanpa tanding  &lt;span lang="id"&gt;ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya  dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air  susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik  bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan  sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan  sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk  bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi  keunggulan makanan ajaib ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Daftar manfaat ASI bagi  bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;, &lt;span lang="id"&gt;bayi yang diberi ASI secara  khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal  itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh &lt;/span&gt;di &lt;span lang="id"&gt;dalam ASI  memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI  yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan  yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan  bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya.  Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI  yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan  membantunya agar bekerja dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Karena&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt; telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling  mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna  sistem pencernaan bayi yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;masih rentan&lt;span lang="id"&gt;. Karena itulah bayi mengeluarkan lebih  sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi  selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan  organ.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Air susu ibu yang  memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium,  klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahwa  fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI  dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain  itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Salah satu hal yang  menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah  kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;zat&lt;span lang="id"&gt; penting bagi otak dan retina  manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Omega-3  secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal  usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan  secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna  &lt;/span&gt;dari &lt;span lang="id"&gt;omega-3.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Selanjutnya, penelitian  yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara  manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;terhadap&lt;span lang="id"&gt; tekanan darah, yang  dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti  tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh  kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam  jurnal kedokteran &lt;i&gt;Circulation&lt;/i&gt;, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih  kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak  tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta  fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat  dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan  berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi  jantung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="4"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Selain itu, kelompok  penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak  Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang  dikenal sebagai &lt;i&gt;adiponectin&lt;/i&gt; di dalam ASI. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Kadar&lt;i&gt; Adiponectin&lt;/i&gt; yang tinggi di dalam darah berhubungan  dengan rendahnya resiko serangan jantung. Kadar &lt;i&gt;adiponectin&lt;/i&gt; yang rendah  dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki resiko besar terkena  serangan jantung. Oleh karena itu telah diketahui bahwa resiko terjadinya  kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon  ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut  &lt;i&gt;leptin&lt;/i&gt; di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak.  &lt;i&gt;Leptin&lt;/i&gt; dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa  terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon  yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi resiko penyakit-penyakit  seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;kekebalan&lt;span lang="id"&gt; terhadap insulin, dan  penyakit pada pembuluh nadi utama jantung.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7096877147278694143#dipnot" name="6"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="6"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="baslik2bordo"&gt;&lt;span lang="id"&gt;Fakta tentang "Makanan Paling Segar"&lt;/span&gt;  [ASI]&lt;/div&gt;&lt;span lang="id"&gt;Full hygiene may not be established in water or foodstuffs  other than mother’s milk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Fakta tentang ASI tidak  berhenti hanya sampai di sini. Peran penting yang dimainkannya terhadap  kesehatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan  jenis zat-zat makanan yang dibutuhkan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI  berubah guna memenuhi kebutuhan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap  setiap saat dan selalu berada pada suhu yang palin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;g&lt;span lang="id"&gt; sesuai, memainkan peran utama  dalam perkembangan otak karena gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu,  unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperan besar dalam perkembangan  tulang-tulang bayi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span lang="id"&gt;Meskipun disebut  sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air.  Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga membutuhkan cairan  dalam bentuk air. Keadaan yang &lt;/span&gt;benar-benar &lt;span lang="id"&gt;bersih dan sehat  mungkin tidak bisa &lt;/span&gt;dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada  ASI.&lt;span lang="id" style="background-color: white;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;Namun&lt;span lang="id"&gt; ASI &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id" style="background-color: white;"&gt;– sedikitnya 90% adalah air – ,  memenuhi kebutuhan &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;bayi akan  &lt;span lang="id"&gt;air dalam cara yang paling &lt;/span&gt;bersih dan sehat&lt;/span&gt;&lt;span lang="id" style="background-color: white;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="baslik2bordo"&gt;&lt;span lang="id"&gt;ASI dan Kecerdasan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span lang="id"&gt;Penelitian  ilm&lt;/span&gt;iah &lt;span lang="id"&gt;menunjukkan bahwa perkembangan &lt;/span&gt;kemampuan otak  pada &lt;span lang="id"&gt;bayi &lt;/span&gt;yang diberi ASI &lt;span lang="id"&gt;lebih  &lt;/span&gt;baik&lt;span lang="id"&gt; &lt;/span&gt;daripada&lt;span lang="id"&gt; bayi lain.  &lt;/span&gt;Penelitian&lt;span lang="id"&gt; pe&lt;/span&gt;m&lt;span lang="id"&gt;bandingan  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span lang="id"&gt; bayi yang diberi &lt;/span&gt;ASI &lt;span lang="id"&gt;dengan  bayi yang diberi susu &lt;/span&gt;buatan pabrik&lt;span lang="id"&gt; oleh James W. Anderson  – seorang ahli dari Universitas Kentucky – membuktikan bahwa &lt;/span&gt;IQ [tingkat  kecerdasan] &lt;span lang="id"&gt;bayi yang diberi ASI lebih tinggi &lt;/span&gt;5&lt;span lang="id"&gt; &lt;/span&gt;angka &lt;span lang="id"&gt;dari&lt;/span&gt;pada&lt;span lang="id"&gt; bayi  &lt;/span&gt;lainnya&lt;span lang="id"&gt;. &lt;/span&gt;Berdasarkan h&lt;span lang="id"&gt;asil  &lt;/span&gt;penelitian&lt;span lang="id"&gt; ini ditetapkan bahwa &lt;/span&gt;ASI yang diberikan  hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi, dan anak yang disusui &lt;span lang="id"&gt;kurang dari 8 minggu &lt;/span&gt;tidak memberikan manfaat pada &lt;span lang="id"&gt;IQ.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="7"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="baslik2bordo"&gt;Apakah ASI Dapat Memerangi Kanker?&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Berdasarkan hasil &lt;span lang="id"&gt;seluruh penelitian yang telah dilakukan, &lt;/span&gt;ter&lt;span lang="id"&gt;bukti&lt;/span&gt; &lt;span lang="id"&gt;bahwa ASI, yang&lt;/span&gt; dibahas dalam ratusan  tulisan yang telah terbit&lt;span lang="id"&gt;, &lt;/span&gt;melindungi&lt;span lang="id"&gt; bayi  &lt;/span&gt;terhadap&lt;span lang="id"&gt; kanker. &lt;/span&gt;Hal ini telah diketahui&lt;span lang="id"&gt;, walaupun &lt;/span&gt;secara fakta&lt;span lang="id"&gt; mekanismenya belum  sepenuhnya dipahami. Ketika &lt;/span&gt;sebuah &lt;span lang="id"&gt;protein ASI membunuh  &lt;/span&gt;sel-&lt;span lang="id"&gt;sel tumor yang telah &lt;/span&gt;di&lt;span lang="id"&gt;tumbuh&lt;/span&gt;kan&lt;span lang="id"&gt; &lt;/span&gt;di &lt;span lang="id"&gt;dalam  laboratorium tanpa me&lt;/span&gt;rusak&lt;span lang="id"&gt; sel yang sehat&lt;/span&gt; mana  pun&lt;span lang="id"&gt;, para peneliti men&lt;/span&gt;yata&lt;span lang="id"&gt;kan &lt;/span&gt;bahwa  sebuah &lt;span lang="id"&gt;potensi besar telah m&lt;/span&gt;uncul&lt;span lang="id"&gt;. Catharina  Svanborg, Profesor &lt;/span&gt;imunologi klinis&lt;span lang="id"&gt; di Universitas  Lun&lt;/span&gt;d,&lt;span lang="id"&gt; Swed&lt;/span&gt;ia&lt;span lang="id"&gt;, memimpin &lt;/span&gt;kelompok  &lt;span lang="id"&gt;penelitian yang menemukan &lt;/span&gt;rahasia mengagumkan ASI ini&lt;span lang="id"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Kelompok yang berpusat di &lt;span lang="id"&gt;Universitas Lund &lt;/span&gt;ini &lt;span lang="id"&gt;menjelaskan  &lt;/span&gt;kemampuan&lt;span lang="id"&gt; ASI dalam &lt;/span&gt;memberikan perlindungan melawan  beragam jenis&lt;span lang="id"&gt; kanker sebagai penemuan&lt;/span&gt; yang ajaib&lt;span lang="id"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span lang="id"&gt;Awalnya, para peneliti  &lt;/span&gt;memberi perlakuan pada sel-&lt;span lang="id"&gt;sel &lt;/span&gt;selaput lendir &lt;span lang="id"&gt;usus yang diambil &lt;/span&gt;dari &lt;span lang="id"&gt;bayi &lt;/span&gt;yang baru lahir  dengan ASI&lt;span lang="id"&gt;. Mereka mengamati bahwa &lt;/span&gt;gangguan yang &lt;span lang="id"&gt;disebabkan oleh bakteri &lt;/span&gt;&lt;i&gt;P&lt;/i&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;i&gt;neumococcus&lt;/i&gt;  dan di&lt;/span&gt;kenal&lt;span lang="id"&gt; sebagai pneumonia &lt;/span&gt;berhasil dengan mudah  dihentikan oleh ASI&lt;span lang="id"&gt;. &lt;/span&gt;Terlebih lagi&lt;span lang="id"&gt;, bayi yang  diberi ASI mengalami &lt;/span&gt;jauh &lt;span lang="id"&gt;lebih sedikit gangguan  pendengaran dibanding&lt;/span&gt;kan&lt;span lang="id"&gt; &lt;/span&gt;bayi &lt;span lang="id"&gt;yang  diberi susu formula&lt;/span&gt;,&lt;span lang="id"&gt; dan &lt;/span&gt;&amp;nbsp;m&lt;span lang="id"&gt;enderita&lt;/span&gt; jauh lebih sedikit &lt;span lang="id"&gt;infeksi &lt;/span&gt;saluran  &lt;span lang="id"&gt;pernapasan. &lt;/span&gt;Pasca serangkaian penelitian,  diperlihatkan&lt;span lang="id"&gt; bahwa ASI juga &lt;/span&gt;memberikan perlindungan  melawan &lt;span lang="id"&gt;kanker. &lt;/span&gt;Setelah menunjukkan bahwa penyakit &lt;span lang="id"&gt;kanker getah bening yang &lt;/span&gt;ter&lt;span lang="id"&gt;amati pada masa  &lt;/span&gt;k&lt;span lang="id"&gt;anak&lt;/span&gt;-kanak&lt;span lang="id"&gt; ternyata  &lt;/span&gt;sembilan&lt;span lang="id"&gt; kali lebih &lt;/span&gt;sering menjangkiti &lt;span lang="id"&gt;anak&lt;/span&gt;-anak&lt;span lang="id"&gt; yang diberi susu formula, mereka  menyadari bahwa hasil yang sama berlaku &lt;/span&gt;pula untuk jenis-jenis &lt;span lang="id"&gt;kanker lain&lt;/span&gt;nya&lt;span lang="id"&gt;. &lt;/span&gt;Menurut&lt;span lang="id"&gt; hasil  &lt;/span&gt;penelitian &lt;span lang="id"&gt;tersebut, ASI secara tepat menemukan  &lt;/span&gt;keberadaan &lt;span lang="id"&gt;sel-sel kanker dan kemudian  membunuh&lt;/span&gt;nya&lt;span lang="id"&gt;. &lt;/span&gt;Adalah z&lt;span lang="id"&gt;at yang disebut  &lt;i&gt;alpha-lac&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;alphalactalbumin&lt;/i&gt;), yang &lt;/span&gt;terdapat dalam jumlah  besar di dalam &lt;span lang="id"&gt;ASI, yang &lt;/span&gt;mengenali keberadaan &lt;span lang="id"&gt;se-sel kanker&lt;/span&gt; dan membunuhnya&lt;span lang="id"&gt;. &lt;i&gt;Alpha-lac&lt;/i&gt;  &lt;/span&gt;dihasilkan&lt;span lang="id"&gt; oleh &lt;/span&gt;sebuah &lt;span lang="id"&gt;protein yang  membantu pembuatan gula laktosa &lt;/span&gt;di dalam&lt;span lang="id"&gt;  susu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="baslik2bordo"&gt;Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Karunia Allah&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;&lt;span lang="id"&gt;Ciri &lt;/span&gt;menakjubkan  lain dari&lt;span lang="id"&gt; ASI adalah fakta bahwa&lt;/span&gt; ASI sangat &lt;span lang="id"&gt;bermanfaat &lt;/span&gt;bagi bayi &lt;span lang="id"&gt;apabila disusui selama dua  tahun.&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7096877147278694143&amp;amp;postID=6840994227924468364" name="10"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="id"&gt;&lt;b style="font-weight: 400;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7096877147278694143#dipnot"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Pengetahuan &lt;span lang="id"&gt;penting&lt;/span&gt; ini&lt;span lang="id"&gt;, hanya  baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, &lt;/span&gt;telah diwahyukan &lt;span lang="id"&gt;Allah empat belas abad silam &lt;/span&gt;di &lt;span lang="id"&gt;dalam  &lt;/span&gt;ayat-&lt;span lang="id"&gt;Nya: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt; font-weight: 700;"&gt;&lt;span lang="id"&gt;&amp;nbsp;”Para ibu  hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin  menyempurnakan penyusuan...&lt;/span&gt;" &lt;span lang="id"&gt;(Q&lt;/span&gt;S&lt;span lang="id"&gt;,  &lt;/span&gt;Al Baqarah, &lt;span lang="id"&gt;2:233)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 9pt;"&gt;Sang ibu bukanlah yang memutuskan  untuk membuat ASI, &lt;span lang="id"&gt;sumber &lt;/span&gt;zat makanan terbaik bagi &lt;span lang="id"&gt;bayi &lt;/span&gt;yang lemah yang memerlukan makanan di &lt;span lang="id"&gt;dalam  tubuhnya&lt;/span&gt;.&lt;span lang="id"&gt; &lt;/span&gt;Sang ibu bukan pula yang menentukan  beragam kadar gizi yang dikandung ASI. &lt;span lang="id"&gt;Allah&lt;/span&gt; Yang  Mahakuasa-lah&lt;span lang="id"&gt;, Yang mengetahui kebutuhan &lt;/span&gt;setiap makhluk  hidup &lt;span lang="id"&gt;dan &lt;/span&gt;memperlihatkan kasih sayang ke&lt;span lang="id"&gt;pada&lt;/span&gt;nya,&lt;span lang="id"&gt; Yang menciptakan &lt;/span&gt;ASI&lt;span lang="id"&gt;  untuk bayi di&lt;/span&gt; &lt;span lang="id"&gt;dalam tubuh sang ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-6840994227924468364?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/6840994227924468364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/cairan-ajaib-air-susu-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6840994227924468364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6840994227924468364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/cairan-ajaib-air-susu-ibu.html' title='Cairan Ajaib: Air Susu Ibu'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-2326613671471790010</id><published>2011-05-06T01:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T01:03:48.452-07:00</updated><title type='text'>ZEITGEIST - TENTANG NEW ORDER WORLD (ECONOMIC HITMAN) Penghancur Ekonomi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;1&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/SQj8jF54Lqg/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/SQj8jF54Lqg&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/SQj8jF54Lqg&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;2&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/1K7qpkdI4Cw/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/1K7qpkdI4Cw&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/1K7qpkdI4Cw&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;3&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/UXbIJWJtNds/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UXbIJWJtNds&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/UXbIJWJtNds&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;4&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/OFucuuOSwqg/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OFucuuOSwqg&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/OFucuuOSwqg&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;5&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/44dzCysSxCI/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/44dzCysSxCI&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/44dzCysSxCI&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-2326613671471790010?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/2326613671471790010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-new-order-world.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/2326613671471790010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/2326613671471790010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-new-order-world.html' title='ZEITGEIST - TENTANG NEW ORDER WORLD (ECONOMIC HITMAN) Penghancur Ekonomi'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-6391695517303172557</id><published>2011-05-06T00:50:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T00:54:49.899-07:00</updated><title type='text'>ZEITGEIST - TENTANG TERORIS. (Inilah Teroris Sebenarnya.. AMERIKA SERIKAT)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;1&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://2.gvt0.com/vi/_GKh7V3E6qo/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_GKh7V3E6qo&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/_GKh7V3E6qo&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;2&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/2gBXgMW7XLs/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2gBXgMW7XLs&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/2gBXgMW7XLs&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://3.gvt0.com/vi/_yHP6FHgUJs/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_yHP6FHgUJs&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/_yHP6FHgUJs&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;4&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/OUCZcNwYotg/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/OUCZcNwYotg&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/OUCZcNwYotg&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-6391695517303172557?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/6391695517303172557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-teroris-inilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6391695517303172557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/6391695517303172557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-teroris-inilah.html' title='ZEITGEIST - TENTANG TERORIS. (Inilah Teroris Sebenarnya.. AMERIKA SERIKAT)'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-8549277210392178564</id><published>2011-05-06T00:37:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T00:53:58.978-07:00</updated><title type='text'>ZEITGEIST - TENTANG AGAMA... (Watch This)</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;1&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/Ri9pm0vtm3A/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Ri9pm0vtm3A&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/Ri9pm0vtm3A&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;2&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://1.gvt0.com/vi/I2-Cmb7-Mn0/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/I2-Cmb7-Mn0&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/I2-Cmb7-Mn0&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;3&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://1.gvt0.com/vi/xCX22rLElT0/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xCX22rLElT0&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.youtube.com/v/xCX22rLElT0&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-8549277210392178564?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/8549277210392178564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-agama-watch-this.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8549277210392178564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8549277210392178564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/zeitgeist-tentang-agama-watch-this.html' title='ZEITGEIST - TENTANG AGAMA... (Watch This)'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-8938543070641902019</id><published>2011-05-05T03:44:00.001-07:00</published><updated>2011-05-05T03:44:38.854-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: normal; margin-bottom: 10pt; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;“ Hendaklah kamu semua bersikap jujur,&lt;br /&gt;karena kejujuran membawa kepada kebaikan,&lt;br /&gt;dan kebaikan membawa ke sorga.&lt;br /&gt;Seorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran&lt;br /&gt;akan ditulis (dicatat) oleh Allah sebagai orang yang jujur (shidiq).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Calibri, sans-serif; font-size: 11pt; line-height: normal; margin-bottom: 10pt; margin-left: 0in; margin-right: 0in; margin-top: 0in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt;"&gt;Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan,&lt;br /&gt;dan kejahan membawa ke neraka.&lt;br /&gt;Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan,&lt;br /&gt;akan ditulis (dicatat) oleh Allah sebagai pembohong (kadzdzab).&lt;br /&gt;(H.R. Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-8938543070641902019?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/8938543070641902019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/hendaklah-kamu-semua-bersikap-jujur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8938543070641902019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/8938543070641902019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/hendaklah-kamu-semua-bersikap-jujur.html' title=''/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-3891229588515022471</id><published>2011-05-05T03:15:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T03:15:35.093-07:00</updated><title type='text'>Memilih Istri yang Tepat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0033ff; font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Memilih  Istri yang Tepat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Allah  berfirman:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan  orang-orang yang layak (kawin) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan  hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan  mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha  Mengetahui."&lt;/i&gt; (An-Nur: 32). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Hendaknya  seseorang memilih isteri shalihah dengan syarat-syarat sebagai  berikut:&lt;br /&gt;&lt;v:shapetype coordsize="21600,21600" filled="f" id="_x0000_t75" o:preferrelative="t" o:spt="75" path=" m@4@5 l@4@11@9@11@9@5 xe" stroked="f"&gt;&lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;v:formulas&gt;&lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 1 0 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum 0 0 @1 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @2 1 2 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @0 0 1 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @6 1 2 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @8 21600 0 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;v:f eqn="sum @10 21600 0 "&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;&lt;v:path gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" o:extrusionok="f"&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;o:lock aspectratio="t" v:ext="edit"&gt;&lt;/o:lock&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture313" o:spid="_x0000_i1025" style="height: 25.5pt; width: 408pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921a.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image001.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Wanita  itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya dan  agamanya. Maka hendaknya engkau utamakan wanita yang memiliki agama, (jika  tidak) niscaya kedua tanganmu akan berdebu (miskin,  merana)".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat  Al-Bukhari, lihat &lt;i&gt;Fathul Bari&lt;/i&gt;, 9/132.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture314" o:spid="_x0000_i1026" style="height: 23.25pt; width: 213.75pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921b.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image002.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;"Dunia  semuanya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita  shalihah''.&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;sup&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt; Hadits riwayat  Muslim (1468), cet. Abdul Baqi; dan riwayat An-Nasa'i&amp;nbsp;&amp;nbsp; dari Ibnu Amr,  &lt;i&gt;Shahihul Jami'&lt;/i&gt;, hadits no.3407&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture315" o:spid="_x0000_i1029" style="height: 23.25pt; width: 341.25pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921c.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image003.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;"Hendaklah  salah seorang dari kamu memiliki hati yang bersyukur, lisan yang selalu dzikir  dan isteri beriman yang menolongnya dalam persoalan  akhirat".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat  Ahmad (5/282), At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Tsauban, &lt;i&gt;Shahihul Jami'&lt;/i&gt;,  hadits no. 5231&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Dalam  riwayat lain disebutkan :&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture316" o:spid="_x0000_i1030" style="height: 23.25pt; width: 270.75pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921d.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image004.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan  isteri shalihah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah  sebaik-baik (harta) yang disimpan manusia".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat  Al-Baihaqi dalam &lt;i&gt;Asy-Syu'ab&lt;/i&gt;&amp;nbsp; dari Abu Umamah. Lihat &lt;i&gt;Shahihul  Jami'&lt;/i&gt;, hadits no. 4285&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture317" o:spid="_x0000_i1031" style="height: 23.25pt; width: 250.5pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\auto_generated_images\a_hkj040921e.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image005.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;"Kawinilah  perempuan yang penuh cinta dan yang subur peranakannya. Sesungguhnya aku  membanggakan dengan banyaknya jumlah kalian di antara para nabi pada hari  Kiamat." &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat Imam  Ahmad (3/245), dari Anas. Dikatakan dalam &lt;i&gt;Irwa 'ul Ghalil&lt;/i&gt;, "Hadits ini  &lt;i&gt;shahih&lt;/i&gt;", 6/195&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture318" o:spid="_x0000_i1032" style="height: 23.25pt; width: 386.25pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921e.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image006.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;"(Nikahilah)  gadis-gadis, sesungguhnya mereka lebih banyak keturunannya, lebih manis tutur  katanya dan lebih menerima dengan sedikit (qana'ah)"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;.&lt;sup&gt;  &lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat lbnu  Majah, No. 1861 dan alam &lt;i&gt;As-Silsilah Ash-Shahihah&lt;/i&gt;, hadits No.  623&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Dalam  riwayat lain disebutkan : &lt;i&gt;"Lebih sedikit tipu dayanya".&lt;/i&gt;Sebagaimana  wanita shalihah adalah salah satu dari empat&amp;nbsp; sebab kebahagiaan maka sebaliknya  wanita yang tidak shalihah adalah salah satu dari empat penyebab sengsara.  Seperti tersebut dalam hadits &lt;i&gt;shahih&lt;/i&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture319" o:spid="_x0000_i1027" style="height: 69pt; width: 407.25pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921f.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image007.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Dan  di antara kebahagiaan adalah wanita shalihah, engkau memandangnya lalu engkau  kagum dengannya, dan engkau pergi daripadanya tetapi engkau merasa aman dengan  dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila  engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia mengungkapkan kata-kata kotor  kepadamu, dan jika engkau pergi daripadanya engkau tidak merasa aman atas  dirinya dan hartamu"&lt;/i&gt;&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat Ibnu  Hibban dan lainnya, dalam &lt;i&gt;As-Silsilah Ash- Shahihah&lt;/i&gt;, hadits no.  282&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Sebaliknya,  perlu memperhatikan dengan seksama keadaan orang yang meminang wanita muslimah  tersebut, baru mengabulkannya setelah memenuhi syarat-syarat sebagai berikut  :&lt;br /&gt;&lt;v:shape alt="" coordsize="21600,21600" id="Picture320" o:spid="_x0000_i1028" style="height: 23.25pt; width: 373.5pt;" type="#_x0000_t75"&gt;&lt;v:imagedata o:href="..\..\..\DATA\website\cyber\assets\images\hkj040921g.gif" src="./Nasehat%201%20Memilih%20Istri%20yang%20Tepat_files/image008.gif"&gt;&lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Jika  datang kepadamu seseorang yang engkau rela terhadap akhlak dan agamanya maka  nikahkanlah, jika tidak kamu lakukan niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan  kerusakan yang besar".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: Tahoma; font-size: 10pt;"&gt;Hadits riwayat Ibnu  Majah 1967, dalam &lt;i&gt;As-Silsilah Ash-Shahihah&lt;/i&gt;,&amp;nbsp; hadits no.  1022&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Hal-hal  di atas perlu dilakukan dengan misalnya bertanya, melakukan penelitian, mencari  informasi dan sumber-sumber berita terpercaya agar tidak merusak dan  menghancurkan rumah tangga yang bersangkutan." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10pt; mso-bidi-font-family: Arial;"&gt;Laki-laki  shalih dengan wanita shalihah akan mampu membangun rumah tangga yang baik, sebab  negeri yang baik akan keluar tanamannya dengan izin Tuhannya, sedang negeri yang  buruk tidak akan keluar tanaman daripadanya kecuali dengan susah payah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-3891229588515022471?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/3891229588515022471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/memilih-istri-yang-tepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/3891229588515022471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/3891229588515022471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/memilih-istri-yang-tepat.html' title='Memilih Istri yang Tepat'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-9055153480827204771</id><published>2011-05-05T02:56:00.000-07:00</published><updated>2011-05-05T02:59:38.465-07:00</updated><title type='text'>SEALs, Prajurit Pilihan Idola Hollywood</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, Times, 'Times New Roman', serif; font-size: 14px; line-height: 22px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/4gSQejGnTf8I7TLBhyjteQ--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yMDU7cT04NTt3PTQwMA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/kompas/0739264p.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="164" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/4gSQejGnTf8I7TLBhyjteQ--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yMDU7cT04NTt3PTQwMA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/kompas/0739264p.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;BAGI&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;penggemar film-film aksi Hollywood, nama Navy SEALs (singkatan dari sea, air, and land/laut, udara, darat) sudah tak asing lagi. Ketangguhan dan kehebatan pasukan khusus Angkatan Laut AS ini sudah beberapa kali ditampilkan dalam film, misalnya&amp;nbsp;&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;Navy SEALs&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(1990) yang dibintangi Charlie Sheen,&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1304558528_2"&gt;The Rock&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(1996) yang menampilkan Sean Connery dan Nicolas Cage, serta&amp;nbsp;&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;G.I. Jane&lt;/em&gt;(1997) dengan bintang Demi Moore.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Pasukan khusus ini mulai dikenal luas sejak keterlibatan mereka dalam Perang&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1304558528_3"&gt;Vietnam&lt;/span&gt;, perang besar pertama yang mendapat liputan masif televisi. Dalam perang itu, prajurit-prajurit SEALs dikabarkan mampu bertarung satu lawan satu dengan tentara Vietcong dan terlibat dalam operasi-operasi rahasia bersama CIA.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Namun, bagi para mantan anggota Navy SEALs, citra yang ditampilkan Hollywood dan dunia budaya pop itu jauh dari kenyataan. ”Orang-orang yang ingin jadi Rambo biasanya justru tidak lulus pelatihan SEALs. Jika Anda tidak bisa menjadi anggota tim yang baik, sekaligus bisa berfungsi secara mandiri, biasanya tak akan tahan lama dalam latihan SEALs,” tutur Brandon Tyler Webb, mantan penembak jitu SEALs.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Di dalam Navy SEALs, terdapat kesatuan yang lebih elite bernama Naval Special Warfare Development Group (sering disingkat DevGru) atau lebih populer dengan sebutan SEALs Team Six (ST6).&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Kesatuan elite&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;DevGru atau ST6 merupakan satu dari dua pasukan elite AS yang berisi prajurit-prajurit pilihan dan berkemampuan khusus untuk menjalankan operasi-operasi militer rahasia. Tandingan DevGru adalah pasukan elite 1st Special Forces Operational Detachment-Delta atau disingkat Delta Force dari Angkatan Darat AS.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Media-media utama di AS menyebut penyerbuan rumah Osama bin Laden yang menewaskan pemimpin Al Qaeda itu di&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1304558528_1"&gt;Abbottabad, Pakistan&lt;/span&gt;, Senin lalu, dilaksanakan oleh tim ST6 ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Meski demikian, konfirmasi langsung dari para prajurit yang terlibat dalam operasi tersebut mungkin tak akan pernah terjadi karena kerahasiaan menjadi hal yang paling dijunjung tinggi dalam kesatuan elite itu. ”Menjadi profesional yang diam. Tak ada tempat buat para pembual dan orang banyak omong di SEALs,” tutur Chris Heben, mantan anggota SEALs selama 10 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Bahkan, para mantan anggota SEALs yang diwawancara&amp;nbsp;&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;CNN&lt;/em&gt;menjadi sangat berhati-hati saat membicarakan DevGru atau ST6. Mereka hanya mengatakan, seorang prajurit dipilih oleh atasannya untuk masuk ke dalam unit khusus karena memiliki spesialisasi kemampuan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Akan tetapi, mereka juga harus mampu mengerjakan tugas anggota tim yang lain apabila anggota tim yang bersangkutan terluka atau tewas dalam pertempuran. ”Mereka harus menjadi lebih dari sekadar prajurit terampil,” kata Webb.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Mantan anggota SEALs lainnya, Don Shipley dari Virginia, menambahkan, seluruh kualitas terbaik harus dimiliki anggota ST6. ”Mereka orang-orang terbaik yang dimiliki Amerika. Mereka memiliki penglihatan yang berbeda dengan orang biasa, inteligensi di atas rata-rata, serta secara genetis memiliki kualitas untuk menahan berbagai macam cobaan dan hukuman. Mereka ditempa dengan sangat keras,” tutur Shipley.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Seperti namanya, mereka harus mampu menjalankan segala jenis misi di laut, darat, dan udara, mulai dari misi tempur, antiteror, dan pembebasan sandera. Meski demikian, sesuai latar belakang mereka sebagai bagian dari Angkatan Laut, spesialisasi mereka adalah misi-misi di wilayah perairan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;&lt;strong style="font-style: inherit; font-weight: bold;"&gt;Latihan berat&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sebelum diterima menjadi anggota SEALs, seorang calon prajurit harus menjalani latihan yang sangat berat. Gambaran beratnya latihan ini bisa ditonton dalam film&amp;nbsp;&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;G.I. Jane&lt;/em&gt;&amp;nbsp;meski sekali lagi, pasti masih jauh dari kenyataan sesungguhnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut Stew Smith, mantan anggota SEALs dari Maryland, latihan dasar dan paling berat adalah latihan&amp;nbsp;&lt;em style="font-style: italic; font-weight: inherit;"&gt;basic underwater demolition&lt;/em&gt;(Buds), yang dilakukan pada masa enam bulan pertama latihan. Salah satu bagian dari latihan ini menuntut aktivitas seorang calon prajurit selama 120 jam nonstop tanpa tidur, yang meliputi berenang, lari maraton, latihan halang rintang, menyelam, hingga melakukan navigasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Selama lima hari, yang dijuluki Minggu Neraka, setiap peserta dibiarkan selalu dalam keadaan dingin, basah, lapar, dan tidak tidur.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Begitu beratnya latihan ini, hanya segelintir peserta yang bisa lulus. Rata-rata 85-90 persen peserta latihan tidak akan lulus.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Menurut Smith, latihan Buds yang sedang berlangsung saat ini tinggal diikuti 190 orang dari 245 peserta awal. Padahal, latihan baru berjalan tiga minggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Setelah lulus Buds, seseorang resmi diterima sebagai anggota Navy SEALs dan ditugaskan dalam satu tim. Namun, masih butuh latihan lain selama 12 bulan dengan anggota tim tersebut sebelum mendapat penugasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 11px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;Sejarah SEALs berawal dari beberapa kesatuan khusus dalam Perang Dunia II, seperti Naval Combat Demolition Unit, yang terlibat dalam invasi menyerang pasukan Nazi di Afrika Utara pada 1942. Saat merencanakan invasi terhadap&amp;nbsp;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1304558528_0"&gt;Jepang&lt;/span&gt;, militer AS juga menyadari perlunya satuan khusus beranggotakan prajurit istimewa ini.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-9055153480827204771?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/9055153480827204771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/seals-prajurit-pilihan-idola-hollywood.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/9055153480827204771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/9055153480827204771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/seals-prajurit-pilihan-idola-hollywood.html' title='SEALs, Prajurit Pilihan Idola Hollywood'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-5954113899734380495</id><published>2011-05-05T01:53:00.001-07:00</published><updated>2011-05-05T01:53:50.917-07:00</updated><title type='text'>Lirik nasyid:  Umam "Wahai Ayah Dan Ibu"</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; font-size: 11px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="font-size: 20px;"&gt;Wahai Ayah Dan Ibu&lt;/h3&gt;&lt;div class="attr" style="border-left-color: rgb(102, 153, 204); border-left-style: solid; border-left-width: 4px; font-size: 12px; margin-top: 5px; padding-left: 7px;"&gt;Album :&lt;br /&gt;Munsyid : Umam&lt;br /&gt;http://liriknasyid.com&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="text" style="font-size: 15px;"&gt;Wahai ayah dan ibu&lt;br /&gt;Dengarlah rintihan anakmu&lt;br /&gt;Pimpinlah diriku ini&lt;br /&gt;Dijalan penuh berduri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah ilmu mengenal Tuhan&lt;br /&gt;Pencipta diri ini&lt;br /&gt;Selamatkan dari tipuan dunia&lt;br /&gt;Menuju alam yang abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff. :&lt;br /&gt;Ilmu akhirat wajib dipelajari&lt;br /&gt;Bekalan untuk bertemu Illahi&lt;br /&gt;Ilmu duniawi boleh dicari&lt;br /&gt;Panduan hidup untuk berbakti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dan Ibu ini impianku&lt;br /&gt;Ingin menjadi anak yang sholeh&lt;br /&gt;Menolong ayah membantu ibu&lt;br /&gt;Terus berbakti di negeri abadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan beri kekuatan iman&lt;br /&gt;Pada kedua Ayah dan ibuku&lt;br /&gt;Kau ampunkan segala kelemahan&lt;br /&gt;Sentiasa dalam bimbingan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap detik setiap saat&lt;br /&gt;Berada dalam ridho-Mu&lt;br /&gt;Jalan yang lurus ditunjukki&lt;br /&gt;Tuhan jadi sahabat sejati&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-5954113899734380495?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/5954113899734380495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/lirik-nasyid-umam-wahai-ayah-dan-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5954113899734380495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/5954113899734380495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/lirik-nasyid-umam-wahai-ayah-dan-ibu.html' title='Lirik nasyid:  Umam &quot;Wahai Ayah Dan Ibu&quot;'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7096877147278694143.post-809032878046400307</id><published>2011-05-05T01:43:00.000-07:00</published><updated>2011-05-06T03:03:31.048-07:00</updated><title type='text'>Balada Anak Jalanan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="margin-bottom: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Balada Anak Jalanan&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Copeeett..tolooong..”. Tiba-tiba terdengar teriakan seorang wanita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Tersentak Oni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; terkejut dengan teriakan yang berasal dari sebuah bis kota yang sedang berhenti untuk menaikkan penumpang tak jauh dari halte di mana Oni sedang terduduk lemas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;id tampak meloncat keluar dari bis tersebut sambil mendekap sebuah tas milik seorang wanita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Copet..berhenti kamu !!” teriak seorang laki-laki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kejaarr…” sambung seorang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Tak lama kemudian sekelompok laki-laki mulai mengejar copet kecil itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Hajar saja copetnya…patahkan tangannya biar kapok..!!” teriak seorang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;pemuda beringas tak peduli siapa dia kejar dan teriakan itu. Hanya seorang anak kecil !!.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ya, hajar saja”. Timpal seorang bapak-bapak yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; bertubuh gendut. Dapat dipastikan bapak ini sangat berkecukupan makannya, dibanding dengan Ocid yang kurus dan kecil, bedanya jauh sekali. Padahal Ocid sudah berusia sepuluh tahun, akan tetapi tubuhnya lebih kecil dibanding usianya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;id tampak tergopoh-gopoh berlari dengan membawa tas. Oni menatap Ocid gamang. Matanya nanar memandang Ocid dan Oni mulai histeris.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid...jangan. Lepaskan tas itu”. Histeris Oni. “Ocid Jangan !!!”. Kini tubuhnya ikut bergetar dan air matanya mulai mengalir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;iid..jangan”. Oman yang sedari tadi bersama Oni ikut teriak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; tampak ketakutan sekali tapi dia terus berlari ke arah halte dimana Oni dan Oman berdiri menatapnya gamang. Sedangkan yang mengejarnya sudah semakin dekat dengannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid sudah di depan halte tepat dua meter didepan Oni yang sedang berdiri kaku. Ocid sempat menoleh kepada Oni dengan tatapan pasrah seakan sedang mengatakan “Maaf”. Dan pengejarnya pun sudah dekat sekali dengan Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“Tertangkap kamu&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;setan kecil”. Seorang pemuda berhasil meraih kerah kaos oblongnya yang membuat terhenti setelah tiga meter melewati Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidak..”. Teriak Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak ada anak baru tuh”. Ujar Oman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anak baru lagi?! Siapa namanya? Cowok, cewek?”. Berondong Oni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cowok, katanya namanya Rosyid”. Jawab Oman sedikit di pelankan suaranya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kenapa Dia disini”. Selidik Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ya..kata bang Jeri orang tuanya udah gak ada”. Jawab Oman bersimpati dengan pipi sedikit di turunkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Beruntung ya ada bang jeri yang mau monolong dia” Ujar Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kita juga”. Timpal Oman. “Kalo gak ada bang jeri, gak akan ada yang mau nolong kita. Walau galak dan kasar tapi bang Jeri mau nolong anak-anak yang gak ada orang tuanya”. Tambahnya lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Iya sih”. Gumam Oni sambil menerawang mencoba mengingat masa lalunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak Oni masih ingat dengan orang tua kak Oni?”. Tanya Oman menyadarkan Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Masih ingat wajah mereka tapi kak Oni gak tahu  bagaimana mereka meninggal juga kak Oni gak tahu  mereka dimana”. Ujar Oni sedih. “Udah ah, jalan yuk. Nanti gak dapat setoran bisa-bisa dimarahin dan gak dikasi makan sama bang jeri lagi”. Sambung Oni seraya mengajak Oman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak Oni kenapa?, kok bengong gitu”. Tegur Ocid menyadarkannya yang bengong sedari tadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bingung nih setoran gak full, masih kurang. Pasti bang Jeri nanti ngomel dan gak di kasih makan malam deh”. Keluh Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Yaudah nih pake aja uang setoran ku biar kak Oni bisa setoran”. Tawar Ocid. Nama aslinya Rosyid tapi semua anak-anak jalanan mamanggil dia Ocid. Biar gampang kata mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Trus kamu bagaimana? Nanti kamu yang bakal dimarahin bang Jeri dan gak dikasi makan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; Jawab Oni resah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak apa-apa lagian aku masih kenyang kok, lagian kalo lapar beli makanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; aja dengan sisa uangnya”. Ujar Ocid meyakinkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Chid kalo kamu gak setoran kamu gak boleh pulang. Ini musim hujan kamu mau tidur dimana? nanti kamu bisa sakit.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gampang ini kan masih jam setengah delapan malam, aku masih bisa nyari lagi tambahan. Kak Oni pulang aja. Nih uangnya. Dah ya kak”. Jawab &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid sambil berlalu menuju angkot yang sedang  berhenti dan dengan sigap dia naik angkot tersebut dan duduk didekat pintu lalu telapak tangannya pun mulai ditepuk-tepuk sambil mulutnya menggumamkan sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Itu kejadian tiga tahun yang lalu, kali pertama Ocid membantu Oni. Dari awal Oni Ocid dan Oman mereka akrab dan saling bantu. Oni menyayangi mereka berdua seperti adik kandungnya sendiri begitu juga dengan Ocid dan Oman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Eh kak Oni kenapa bengong? Pasti setorannya kurang  ya?” Pertanyaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid membuat Oni tersentak kaget dari lamunannya. “Kurang berapa? Ini Ocid tambahin”. Tawar Ocid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Jangan Chid, kamu nanti susah”. Tolak Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Udah ambil aja, kurangnya berapa emangnya?” Tanya Ocid lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Banyak chid, kak Oni gak dapat apa-apa hari ini”. Jawab Oni, termenung lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Lho kenapa kak Oni? Kak Oni sakit?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak kok” Melamun lagi. Oni teringat kejadian tadi siang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Hei &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;kamu yang suka ngamen di metromini jurusan blok M Ragunan kan?”. Tanya seorang pemuda tadi siang di halte Mampang tempat dimana biasa dia menunggu bis. Seorang mahasiswa tampaknya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya mengangguk dan mengalihkan kembali pandangannya ke jalan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tinggal dimana?” sambungnya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni menggelengkan kepalanya sambil menaikkan kedua bahunya. Tatapannya tetap mengawasi kendaraan-kendaraan lalu lalang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pasti dilarang cerita oleh abang-abang atau om yang pelihara kamu ya?”. Tebak pemuda itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya diam saja mengacuhkan pemuda itu. Tiba-tiba Oni beranjak berdiri, namun sebelum sempat melangkah pemuda itu meraih lengan Oni. Oni terkejut berusaha manarik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Hei tenang, saya Cuma mau ngasi uang buat kamu. mau gak? Nih saya kasi empat puluh ribu”. Bujuk pemuda itu sambil menunjukkan dua lebar uang Rp. 20.000- an.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni terdiam sesaat menatap &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;uang itu lalu tatapannya kembali ke pemuda itu lalu dia mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi saya mau kamu dengarin saya cerita dulu trus nanti kamu boleh dengerin lagu dari i-Pod saya, mau kan?”. Rayu pemuda itu seraya menunjukkan i-Pod-nya. “Ayo duduk”. Oni memenuhi permintaan pemuda itu dan duduk disampingnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ok, sebelum saya cerita, saya mau tahu  siapa nama kamu”. Tanya pemuda itu. Tapi Oni hanya diam saja menatap jalan di depannya tidak menjawab. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Masa tanya nama aja gak boleh sih, ok deh saya dulu, nama saya Hassan. Saya kuliah di Universitas Paramadina. Tuh kampusnya dekat, kamu tahu  kan?!. Nih nanti saya tambah sepuluh ribu lagi kalo kamu mau jawab beberapa pertanyaanku. Ok?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni terdiam sesaat berfikir, akhirnya mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Nah nama kamu siapa?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni...”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mmhh. Kamu tahu nama panjang kamu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Leoni Puspita Sari”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Wah bagus sekali namanya. Nama seperti kamu sepertinya gak cocok sebagai pengamen, tapi sebagai seorang artis”. Pemuda itu berseru dan mimik Oni tampak lebih berminat. “Oya kamu lahir di Jakarta? maksud saya kamu asli sini?”. Tanya pemuda itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Saya di sini dari umur 3 tahun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; kak”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oh ya!?, asli kamu dari mana?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak tahu  kak, saya gak ingat”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang usia kamu berapa?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Lima&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; belas tahun kak”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Eeemm...”. Pemuda itu sedikit mendekatkan wajahnya ke Oni, raut mukanya tiba-tiba menjadi serius. “Kamu kenal orang tua kamu?”. Suara pemuda itu terdengar lebih pelan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Enggak kak, kenapa?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak sih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;, cuma sekarang saya mau cerita ke kamu. Begini, saya sekarang lagi sedang mengumpulkan informasi, ya orang biasa menyebutnya research. Trus dari beberapa informasi yang berhasil saya kumpulkan membuktikan bahwa sebagian dari kalian -selain yang memang satu profesi dengan orang tua kalian-, kalian adalah hasil dari penculikan anak atau kalian adalah anak-anak yang telah diculik dari orang tua kalian. Oya saya mau tanya apa kamu tinggal sama orang tua kamu?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni menggeleng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Jadi apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; kamu tinggal sama abang-abang atau bapak-bapak yang mengasuh kamu, maksud saya yang ngasih kamu tempat tinggal dan makan?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni kini mengagguk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Sudah saya duga”. Pemuda itu bergumam. “Trus pasti abang-abang itu bilang ke kamu kalau orang tua kalian sudah meninggal, kan?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni mengagguk lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kamu tahu  gak, abang-abang itu bohong atau belum tentu benar. Beberapa dari kalian sebenarnya diculik dari orang tua kalian. Bisa jadi kalian berasal dari luar jakarta atau luar pulau jawa kemudian kalian dibawa ke jakarta untuk dipekerjakan sebagai peminta-minta atau pengamen dan lainnya. Sebelum itu otak kalian semacam dicuci dengan mengatakan bahwa orang tua kalian telah meninggal dan lain sebagainya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya diam saja mendengarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Dan abang-abang itu pasti juga mengatakan bersedia menolong untuk mengasuh kalian di rumahnya dengan syarat kalian harus bekerja mencari uang untuk dia sebagai pengamen atau peminta-minta. Bahkan mungkin kalian di targetin setoran yang harus kalian beri ke abang itu setiap hari. Iya kan?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya terdiam, dia seperti berfikir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Benar kan kalian harus memberikan setoran pada abang-abangmu itu?”. Tanya pemuda itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni mengagguk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berapa setoran yang harus kalian semua setor perhari?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dua puluh lima ribu”. Jawab Oni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lalu berapa orang kalian semua, kamu gak sendiri kan?”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Delapan belas orang”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Delapan belas?!!, itu berarti...”. Suara pemuda itu menggantung seperti sedang menghitung-hitung sesuatu. “...perhari yang abang-abang itu dapat sekitar empat ratus lima puluh ribu dan sebulan bisa didapat sekitar...”. Ucapan pemuda itu menggantung lagi. “...tiga belas setengah jutaan. Ck...ck...ck”. Pemuda itu menggeleng-gelengkan kepalanya. “Wow lumayan besar untuk hidup mengandalkan kerja kalian. Trus bagaimana jika setoran kalian kurang atau gak setoran?”. Tanya pemuda itu mengorek informasi dari Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ya dimarahin, kadang dipukul dan gak di kasi makan malam. Kalo yang gak setoran malah disuruh tidur diluar”. Jawab Oni santai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jadi kalian Cuma dikasi untuk makan malam aja?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni mengangguk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lalu makan pagi atau siang”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak pernah makan pagi, kalo siang, ya beli aja sama abang jualan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kalian gak kapok atau lari saja dari abang itu”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak, abang itu udah baik ke kita. Dia mau nolong dan ngurusin kita. Dia baik udah mau jadi orang tua kita. Lagian kalo ada yang gak pulang dua hari pasti bang Jeri nyariin dan pasti ketemu. Abis teman-temannya banyak dan bosnya yang megang daerah sini.”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baik kata kamu?!!, bagaimana dia bisa dibilang baik. Bukannya dia sering mukul kalian, marahin kalian?!”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi Cuma abang yang mau ngurusin kita, jadi orang tua kita dan ngasi tempat tinggal.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Otak kalian memang sudah dicuci. Ya benar juga sih Cuma abang itu yang mau mengurusi kalian, pemerintah mana mau. Undang-undang dasar yang mengatakan bahwa orang-orang terlantar dan yatim piatu di tanggung oleh negara itu semua omong kosong. Bagaimana bisa bangsa ini mentaati undang-undang negara ini sedangkan undang-undang dasar mereka hanya sekedar wacana kosong”. Pemuda itu bergumam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kenapa kak”. Tanya Oni tidak paham&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oh gak. Saya Cuma mau bilangin. Begini, kamu harus tahu  dan ingat ya, sebenarnya orang tua kalian mungkin masih ada dan kalian sebagian adalah korban penculikan anak, mengerti kan??!!”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya menggeleng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ya sudah lah, saya Cuma mau cerita itu aja dan semoga suatu saat kamu ingat siapa orang tua kamu dan dari mana kamu berasal. Nih uang lima puluh ribu yang saya janjikan tadi”. Kata pemuda itu seraya memberikan dua lembar dua puluh ribuan dan satu lembar sepuluh ribuan. “Oya Oni minggu depan kita ketemuan di sini lagi ya. Hari ini saya lagi gak bawa recorder dan buku catatan saya jadi saya gak bisa mencatat pembicaraan kita”. Ujar pemuda itu sambil mengeluarkan i-Pod yang tadi dikantungi, sedangkan Oni masih tertegun menatap lembar uang tersebut. Dalam hatinya dia senang sekali karena belum pernah dia pegang uang lembaran dua puluh ribu. Biasanya dia hanya memegang uang seribuan kumel yang dia setorkan ke bang jeri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Wah hari ini gak perlu repot-repot ngamen dan bisa makan enak nanti bersama Ocid dan Oman nih”. Pikirnya sambil tersenyum lalu buru-buru dia masukkan uang tersebut ke kantungnya setelah dilipat rapi takut jadi kumal seperti uang seribuan yang biasa dia pegang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni mau mendengar lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;dari i-Pod saya?”. Tanya pemuda itu ingat janji dia mau pinjamin i-Podnya ke Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni mengangguk riang. Tak lama Oni sudah menikmati lagu yang keluar dari i-Pod. Pemuda itu juga memberikan makanan ringan dia ke Oni. Pemuda itu menatap sedih ke Oni. “Anak yang malang”. Pikirnya. Dia membiarkan Oni mendengarkan i-Podnya selama kurang lebih setengah jam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak udah ya aku mau ngamen lagi, makasih ya”. Ucap Oni pamit setelah mengembalian i-Pod kepada pemuda itu. Pemuda itu mengangguk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ya sama-sama. Minggu depan ketemu disini lagi ya.” jawab pemuda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni tampak riang karena di kantongnya sekarang ada uang yang banyak. “Pasti Ocid dan Oman kaget aku punya uang banyak...lumayan”. Pikirnya dalam hati. “Oya Ocid dan Oman dimana  ya mereka”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni senang sekali sambil berlari-lari kecil melewati gang sempit yang sepi. Disisi gang tersebut tertutup sebuah pagar besi dari seng karena didalamnya sedang ada pembangunan. Tanpa disadari Oni sedari tadi seorang preman sudah memperhatikan Oni sejak bersama pemuda mahasiswa tadi. Preman itu mengikuti Oni sampai di gang yang sepi tersebut preman itu beraksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Heh bocah mana uang tadi”. Tiba-tiba preman itu membentak Oni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Uang apaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; bang?, gak ada”. Jawab Oni ketakutan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Belagak pilon loe, mau gue hajar!!”. Ancam preman itu mencengkram Oni sembari tangannya merogoh-rogoh kantong Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bang jangan, bang”. Oni memelas dan berusaha memberontak tapi cengkraman preman itu cukup kuat sehingga Oni tidak bisa berbuat banyak dan membiarkan tangan preman itu merogoh-rogoh kantungnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hehe lumayan goban buat arak ntar malam”. Preman itu tersenyum puas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bang jangan, itu buat setoran Oni”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ah diem loe, gue kepret juga loe. Cari lagi aja, no loe tongkrongin aja mas-mas lagi, siapa tahu  loe dikasi lagi. Oya jangan lupa bagi-bagi gue lagi kalo loe dapat lagi..hahaha.” Tawa preman itu puas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni hanya bisa terdiam. Air matanya tak mampu keluar. Yang ada hanya rasa dendam dihati. Dia jadi teringat apa yang diucapkan pemuda mahasiswa tadi. Orang tuaku masih ada??.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Jadi uangnya habis diambil preman itu kak”. Tanya Ocid geram&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Iya”. Jawab Oni lemah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Preman sialan”. Maki Ocid. “Sayang sekali”. Suara Ocid terdengar sedih. “Oya tadi kak Oni cerita kalo orang tua kita masih ada trus kita ini diculik?”. Tanya Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Iya itu kata mahasiswa tadi, kamu percaya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak tahu  juga. Aku gak ingat apa-apa”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mereka berdua terdiam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Yaudah kak pake uang ini aja untuk setoran kak Oni, nanti aku cari lagi.” ujar Ocid lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi kurang chid, mending buat setoran kamu aja”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak kalo gak setoran sama sekali kak Oni bisa dihajar sama bang jeri”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi kalo kamu juga gak bawa setoran kamu juga sama kan?!”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Aku udah biasa dan tenang aja kak aku bisa nyari lagi kok”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak chid buat kamu aja”. Jawab Oni sambil berlari pulang meninggalkan Ocid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Diperjalanan Oni terus berfikir apa yang diucapkan pemuda mahasiswa itu tadi siang tentang orang tua mereka. “Benar apa enggak ya”. Pikir Oni bertanya-tanya. “Marah gak ya bang jeri kalo aku tanya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Sayup-sayup terdengar nyanyian yang ditembangkan oleh group musik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;beralat musik gitar yang sering muncul bila malam mulai menjelang yang dimainkan sekelompok pemuda yang masih belia. SMA mungkin itu juga kalau mereka sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Anak sekecil itu tak sempat nikmati waktu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepal&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Apa!!”. Teriak bang Jeri menggelegar. “Loe gak bawa setoran sama sekali??. Ngapain aja loe seharian heh, ngapain?”. Bang Jeri berang sambil mendorong-dorong kepala Oni dengan jarinya. “Jawab”. Bentaknya lagi. “Mau sekalian gue bikin gak bisa ngomong apa”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anu bang...anu”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Anu apaan...!!”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tadi...uangnya diambil preman”. Jawab Oni ketakutan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alasan loe diambil preman...bilang aja udah abis loe jajanin kan?. Pokoknya malam ini loe gak boleh makan”. Hardik bang Jeri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni hanya diam. Ada pikiran yang berkecamuk di kepalanya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;lalu tak lama Oni berujar pelan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bang...”. Panggil Oni pelan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Apa lagi?”. Bentak bang Jeri. “Mau makan?! Gak bisa enak aja”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bukan bang, Cuma mau tanya...”. Oni diam sesaat menimbang-nimbang yang akan di ucapkannya. “..apa benar orang tua kita masih ada dan kita sebenarnya diculik?”. Tanya Oni  hati-hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sialan loe ngomong gitu”. Hardik bang Jeri semakin berang sambil tangannya melayang ke muka Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Plak. Tangan besar bang Jeri mendarat sukses di sasaran. Oni pun terjajar jatuh ke belakang sambil memegang pipinya yang panas. Air mata Oni mulai keluar, sesaat Oni megap-megap seperti kehabisan nafas. Belum puas kaki bang Jeri melayang ke tepat ke perut Oni. Untung tangan Oni sedikit menutupi sehingga menahan tendangan maut bang Jeri. Yang lain menjerit tertahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kurang ajar loe...udah gue tolongin malah nanya gitu nuduh kita nyulik lagi. Syukur loe semua udah gue tolongin, orang tua loe udah pade mampus, no ada di dalam kubur lagi bersemedi yang tinggal tulang. Mau loe gue bongkar kuburannya dan gue tunjukin ke elo tulangnya!!?. Apa gak sekalian aja loe gue kubur biar gue gak repot ngurusin loe. Capek tahu  ngurusin loe. Emang murah apa ngurusin elo semua”. Bentak bang Jeri berang. “Pokoknya elo sekarang Oni, loe gak boleh makan dan loe gak boleh tidur di kamar. Loe malam ini tidur di teras belakang, biar loe tahu  gimana kalo gue gak ada buat nolongin loe”. sambil tangan bang Jeri melayangkan tamparan dan disusul cengkraman tangannya menyeret Oni ke teras belakang yang hanya halaman yang tidak begitu luas dan dipagari tembok tinggi yang membuat rumah ini terisolasi dari sekitar dan menutupi segala aktivitas di rumah ini. Lalu Oni dilempar keluar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bang Oni balik ke ruang utama seraya mengancam. “ Kalo ada yang berani bukain pintu bua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;t Oni, nasibnya bakal sama kayak dia. Ngerti loe semua. Mana Ocid??”. Rupanya bang Jeri sadar satu orang lagi belum pulang. “Tuh anak mulai bandel sekarang mana sering pulang larut, kadang malah gak balik dan ngasi setoran. Kalo malam ini gak pulang, gue bakal gantung tuh anak”. Geram bang Jeri kemudian dia berlalu ke luar dan tangannya menyambar sebotol minuman keras.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; terbangun dari tidur karena mendadak rumah menjadi ramai. Siapa lagi yang sakit nih pikir Ocid. Biasanya kalo ada yang sakit rumah jadi ramai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ada apa”. tanya Ocid yang masih setengah sadar. Ia masih ngantuk pagi itu karena semalam pulang larut lagi dan sedikit mendapat “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;belaian sayang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;” dari bang Jeri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak Oni sakit. Dia semalam tidur di teras belakang”. Jawab Reza yang juga tinggal disitu bersimpati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Apa??. Kok aku gak diberi tau”. Protes Ocid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lho kamu pulang kapan aku juga gak tau”. Balas Reza&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Minggir”. Ocid langsung menerobos ke arah Oni yang terbaring di matras tipis di atas lantai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak sakit apa?”. Tanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid iba&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gak papa Chid. Cuma agak pusing dan mual”. Jawab Oni lemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Maaf kak aku gak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; tahu  kak Oni di kurung di teras belakang. Kalo tahu  aku pasti bukain”. Ocid menyesal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jangan Chid, kamu bisa berurusan lagi sama bang Jeri”. Pinta Oni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada apa ini? Kalian bukannya berangkat malah berkerumun gini, ada apa sih?”. Suara bang Jeri keras mengagetkan semua.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bang Jeri, kak Oni sakit bang. Tolong bawa ke dokter”. Pinta Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ah paling Cuma masuk angin”. Bantah bang Jeri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Enggak bang kak Oni demam”. Ralat Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Masuk angin juga bisa demam. udah pada jalan semua. Ntar gak dapat setoran full lagi”. Jawab bang Jeri gak peduli. “Ocid kamu jalan sana dan awas jangan pulang larut”. Ancam bang Jeri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Tapi bang kak Oni dibawa ke dokter dulu”. Pinta Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Itu urusan gue. Loe jalan aja sana”. Perintah bang Jeri. “Heh Ni, loe beneran gak bisa bangun? Kalo masih bisa mendingan loe jalan kerja gih”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bang, tapi...”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid berkomentar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Udah loe jalan sana, denger gak.” Bentak bang Jeri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; lalu bangkit dan keluar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yaudah gue beliin obat pusing dulu. Diminum!, biar besok loe sembuh. Nyusahin aja loe. Gue udah gak ada uang lagi nih buat ngurus kalian”. Keluh bang Jeri beranjak keluar. Padahal uang hasil setoran anak-anak habis buat judi, buat Bos yang memegang daerah situ yang menjaga bisnis bang Jeri tetap berjalan, minuman keras dan perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ini hari ke tiga Oni sakit. Pagi itu Ocid khawatir karena Oni belum sembuh juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak apa yang kak Oni rasain?”. Tanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid. Ocid dan Oman menganggap Oni seperti kakaknya sendiri karena sejak Ocid datang mereka selalu bersama-sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak Oni mual Chid, perut sakit”. Jawab Oni lemas. wajahnya kuyu dan pucat, bibirnya pecah-pecah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak Oni panas banget badannya”. Seru Oman sedih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Apa lagi nih, kenapa kamu berdua masih disini?”. Bang Jeri datang membentak Ocid dan Oman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Bang, kak Oni harus ke dokter”. Ocid memohon&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak bisa, udah dak ada uang lagi, lagian kenapa sih loe gak sembuh-sembuh Ni. Bikin susah aja”. Katanya menatap Oni sinis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Tapi bang panas kak Oni tinggi sekali”. Tangan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid memegang tangan bang Jeri. Bang Jeri segera menarik tangannya kasar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gue gak mau tau, pokoknya dia harus ada setoran hari ini. Gue udah gak ada uang. Ngerti!!”. Bantah bang Jeri tidak peduli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Yaudah biar Ocid dan Oman yang bawa kak Oni ke dokter”. Kata Ocid pelan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Emang loe punya uang?”. Tanya bang Jeri kesal. “Ingat ya loe harus setoran hari ini, gak boleh kurang”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Iya bang Ocid akan bawa kasi bang Jeri setoran dan juga bawa kak Oni ke dokter”. Jawab Ocid tegas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Sebaiknya loe pastiin itu Chid. kalo loe sampe gak setoran hari ini, loe bakal tahu  akibatnya”. ancam bang Jeri kejam. Ocid pun langsung pergi meninggalkan Bang Jeri, Oni dan Oman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni, sebaiknya loe jalan deh. Percuma loe di sini. Gue udah gak punya uang buat beli obat dan ngasi loe makan seharian.” Ucap bang Jeri dan berlalu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Padahal kata kakak mahasiswa itu bang Jeri bisa dapat Rp. 450.000-an sehari”. Pikir Oni dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kak Oni kuat gak?.” Tanya Oman setelah agak jauh dari rumah. “kalo kak Oni gak kuat, kak Oni istirahat aja di bawah jembatan”. Pinta Oman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gak papa, kak Oni kuat kok”. Jawab Oni lemas. Mata silau dan pusing. Cahaya diluar begitu terang menyengat baginya. Matanya serasa sulit untuk di buka. Badannya yang sudah lemah dia paksakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak aku khawatir sama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Ocid kak”. Tiba-tiba Oman berkata resah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kenapa”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gini kak, Ocid semalam bilang dia ingin membawa kak Oni ke dokter. Oman tanya apa dia punya uang. Dia jawab enggak tapi dia punya rencana...”. Oman kemudian cerita tentang rencana Ocid semalam. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Begitu kak”. Ujar Oman. “Ocid minta saya bantu dia. Dia Cuma minta ambil sesuatu yang dia lempar di semak-semak pinggir gang samping halte itu. Gitu rencananya.”. Kata Oman menjelaskan rencana Ocid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Trus Ocidnya gimana nanti?”. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Katanya itu urusan dia. Tugas saya Cuma ambil barang itu. Nanti malam kita ketemu lagi katanya”. jawab Oman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Trus gimana kalo dia ketangkep”. kata Oni.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Gak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; tahu  kak”. Jawab Oman bingung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oman kenapa kamu biarin Ocid ngelakuin. Itukan bahaya. Ayo sekarang kita kesana”. Perintah Oni sedangkan kepalanya pusingnya bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Mana Ocid”. Tanya Oni ketika mereka berdua sampai di halte yang disebutkan Ocid semalam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Belum keliatan kak. Kak Oni pucat banget. Kak Oni duduk dulu ya biar Oman yang cari Ocid”. Pinta Oman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Oni pun duduk di halte. Kepalanya semakin berat dia rasa sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Pandangan Oman pun mulai menyebar mencari sosok Ocid di keramaian lalu lintas dan orang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Sebentar ya kak, tenang aja”. Ujar Oman berusaha menenangkan Oni juga dirinya, tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan seorang wanita dari dalam bis kota yang mengejutkan semua orang terlebih Oni dan Oman yang tersontak kaget dan Oni pun terlompat berdiri dari duduknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Dan kejadian itu pun begitu cepat. Seperti sebuah sketsa menakutkan yang terlintas di mata Oni. Seperti mimpi buruk yang dia yakin pasti sebentar lagi dia akan terbangun dan menertawakan mimpinya itu. Tatapan pasrah dan kosong Ocid seperti sebuah anak panah yang menancap tepat di jantungnya. Nafasnya tertahan dan jantungnya seakan berhenti berdetak. Oni menutup matanya dan berteriak ketika sebuah tangan berhasil mencengkram kaos Ocid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidaaakkk...”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oman memeluk Oni. Oni hanya dapat mendengar teriakan orang memaki dan menyumpahi serta suara tulang berderak patah dan suara benda tertumbuk. Tidak terdengar suara Ocid saat itu, yang terdengar hanya suara kendaraan dan suara orang-orang yang sedang menegakkan kebenaran bagi seorang pencopet tapi bukan koruptor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biar mampus loe..” Maki seorang pemuda seraya menyudahi aksinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Copet sialan, Udah udah, tinggalin aja. Biar dia tahu  rasa dan gak nyopet lagi”. Timpal seorang lagi. Mereka setelah selesai menghajar Ocid habis-habisan pun bubar seperti tidak terjadi apa tadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni membuka matanya. Dilihatnya Ocid terkapar tak bergerak. Tapi posisi tangannya ke arah yang aneh dan gak wajar. Wajahnya berlumuran darah segar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Oni dan Oman agak tertatih-tatih setengah berlari menuju ke arah Ocid. Kini Oni duduk diatas betisnya di samping Ocid. Matanya berair tak mampu berkata apa-apa. Ocid mencoba tersenyum. Dia seperti ingin mengucapkan sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak, maaf...Ocid...gak bisa...bawa kak...Oni...ke...dokter”. ucap Ocid patah-patah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Air mata Oni mengucur di pipinya yang pucat. Pandangannya mulai berkunang-kunang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;“&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Kak..”. Kata Ocid lagi, lalu terdiam dan dia pun tersenyum. Lalu matanya pun terpejam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Pandangan Oni pun sudah gelap. Tubuhnya limbung. Dia hanya mendengar sayup-sayup suara Oman minta tolong. Suara itu pun hilang ... Gelap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="RIGHT" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bekasi, 21 November 2008.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="RIGHT" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="id-ID" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7096877147278694143-809032878046400307?l=ridhojundi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ridhojundi.blogspot.com/feeds/809032878046400307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/balada-anak-jalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/809032878046400307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7096877147278694143/posts/default/809032878046400307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ridhojundi.blogspot.com/2011/05/balada-anak-jalanan.html' title='Balada Anak Jalanan'/><author><name>ridhojundi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07670677683014313561</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
